Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Capim KPK
Setgab Pilih Delapan Nama Capim KPK
Thursday 15 Sep 2011 19:43:42
 

Saan Mustopa (Foto: Istimewa)
 
*Golkar masih ngotot pansel ajukan 10 nama capim KPK

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Fraksi Partai Demokrat DPR merasa optimistis partai-partai koalisi yang tergabung dalam Setgab akan tetapkan delapan nama calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengikuti fit and proper test. Indikasi ini muncul, karena sebagian esar partai kaolisi tidak ada yang menolak delapan nama.

Setgab tidak membahas nama capim KPK, tapi Demokrat sendiri telah mengantongi sekitar dua nama capim KPK yang layak. "Yang terlihat dari konfigurasi dukungan komisi III, setuju delapan. Ada dua nama yang selama ini punya bobot yang layak untuk dipilih," kata Sekretaris FPD DPR Saan Mustopa kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/9).

Siapa nama yang akan dipilih itu, Saan tidak menyebutkan nama capim yang dimaksud. Pihaknya pasti akan memilih capim yang dianggap memiliki kredibilitas dan komitmen tinggi terhadap program pemberabtasan korupsi. "Tunggu saja. Kami pokoknya punya dua jago untuk dipilih,” selorohnya berteka-teki.

Sementara itu, anggota Komisi III dari Fraksi PKS Aboebakar Alhabsy mengatakan, dalam rapat setgab yang digelar Rabu (14/9) malam, semua peserta koalisi kecuali Golkar menerima delapan capim KPK. Golkar selama rapat sama sekali tidak berpendapat. "Hanya Golkar yang tidak bicara. Semua yang lain sepakat. Kenapa yang tidak substansial ini terus dipolemikkan?" jelas dia.

Menurutnya, PKS lebih fokus mengajukan persoalan tentang siapa yang menjadi ketua KPK mendatang. Karena, menurut PKS, Busryo Muqqodas tidak mutlak menjadi ketua. "PKS mau ketua diulek lagi. Tidak harus Muqqodas. Ketua KPK mendatang harus bisa menyelesaikan masalah besar bangsa ini seperti Kasus Bank Century, mafia pajak, dan kasus lainnya. Itu harus selesai," jelasnya.(mic/rob)



 
   Berita Terkait > Capim KPK
 
  Pansel KPK Harus Pastikan Capim-Calon Dewas Periode 2024-2029 Miliki Integritas Antikorupsi
  'Calon Pimpinan KPK Harus Bersih dari Kasus HAM'
  Capim KPK Loloskan 3 Jenderal Aktif, 1 Jenderal dan 1 Kombes Purnawirawan
  Komisi III DPR Mulai Uji Capim KPK
  Komisi III DPR Harus Segera Selesaikan Seleksi Capim KPK
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2