Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Shah Rukh Khan
Shahrukh Khan Terseret Konflik India-Pakistan
Wednesday 30 Jan 2013 22:57:06
 

Shahrukh Khan (Foto: Ist)
 
INDIA, Berita HUKUM - Shahrukh Khan, aktor Bollywood terkaya di India, akhir-akhir ini terseret ketegangan antara India dan Pakistan. Kisruh ini disebabkan wawancara kontroversial Khan dengan majalah Outlook Turning Points yang dilansir Selasa pekan lalu.

Dalam wawancara tersebut, Khan bercerita mengenai kehidupan sebagai warga muslim di negara bermayoritas Hindu tersebut. Ia mengaku bahwa dirinya kerap menjadi obyek pemimpin politik yang menjadikannya simbol hal yang salah dan tidak patriotik karena menjadi muslim di India.

Akibat tulisan itu, Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik mendesak India melindungi Khan. Namun kritik Pakistan itu membuat berang India. Menteri Dalam Negeri R.K. Sing langsung berkomentar agar Pakistan mengurusi warganya sendiri.

Setelah ketegangan semakin meningkat dalam hubungan kedua negara tetangga, Khan pun akhirnya angkat bicara. Seperti dilansir situs Channel News Asia, Rabu, 30 Januari 2013, dia menegaskan bahwa ia bahagia dan aman tinggal di India.

“Di India, kami memiliki demokrasi yang menakjubkan, kebebasan, dan kehidupan yang sekuler,” kata Khan. Pria 47 tahun ini menyatakan bahwa tulisan di majalah tersebut “dipelintir.” “Saya tidak pernah menyatakan secara langsung maupun tidak langsung bahwa saya merasa tidak aman tinggal di India,” Khan menegaskan.

Faktanya, Khan memang menjadi bulan-bulanan partai sayap kanan, Shiv Sena, yang bermarkas di Mumbai. Partai beraliran fundamentalis Hindu itu pernah mengancam pemutaran film My Name is Khan pada 2010. Sebab, Khan saat itu mendukung pemain kriket Pakistan bermain dalam Liga Kriket India.(tmp/bhc/rby)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2