Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    

Simpatisan Sondang Dirikan Tugu Tangan Api
Thursday 15 Dec 2011 01:12:42
 

Aksi solidaritas untuk Sondang Hutagalung (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Sejumlah orang yang mengatasnamakan Laskar Sondang membangun tugu tanda penghormatan bagi pelaku bakar diri tersebut. Para simpatisan itu menakan dinamakan monument itu ‘Tugu Tangan Api Sondang’ yang didirikan di bekas lokasi Sondang Hutagalung membakar dirinya, tepat di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Menurut Koordinator Laskar Sondang,Sunato, tujuan mendirikan tugu tersebut sebagai simbol penghormatan kepada Sondang yang dipandang sebagai pejuang rakyat. Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) ini, rela memperjuangkan nasib dan penderitaan rakyat bukan atas pencitraan atau popularitas.

"Ini semacam penghormatan kami untuk Sondang, sang pejuang rakyat yang menyimbolkan perlawanan terhadap rezim. Generasi selanjutnya harus berani menyuarakan dan membela kepentingan rakyat. Tindakan Sondang adalah penolakan terhadap rezim Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono yang tuli terhadap aspirasi rakyat,” kata Sunarto di Jakarta, Rabu (14/12).

Tugu Sondang, jelas dia, sementara ini berdiri tegak di dekat lokasi Sondang saat membakar dirinya, tepatnya di depan pintu gerbang Monumen Nasional (Monas) atau Jalan Merdeka Barat yang berada di seberang Istana Merdeka. "Kami akan menjaga dengan baik, meski sifatnya hanya sementara. Kami juga sudah mendapat izin dari kepolisian," imbuh dia.

Sementara itu, buntut dari bentrok antara mahasiswa UBK dengan aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa solidaritas untuk Sondang Hutagalung di Jalan Diponegoro, tadi siang, sepuluh mahasiswa ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat. Enam mahasiswa yang ditahan di antaranya Hidayat, Suban, Umar, Wili Adi Wijaya, Ipul dan Magus. Sedangkan empat lainnya, belum diketahui identitasnya.

Bentrokan mahasiswa dengan polisi terjadi pada sore hari. Insiden tersebut terjadi saat polisi berusaha membuka blokade mahasiswa di Jalan Diponegoro. Saat polisi berusaha negoisasi dengan mahasiswa, tiba-tiba terjadi bentrokan antara kedua pihak. Puluhan polisi menembakkan gas air mata dan mahasiswa membalasnya dengan melempari batu ke arah polisi.(lec/wmr/irw)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2