Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
CPO
Spekulasi Impor India Naik, Harga CPO Rebound
Tuesday 27 Nov 2012 09:10:41
 

Ilustrasi, Petani Kelapa Sawit.(Foto: Ist)
 
MALAYSIA, Berita HUKUM - Harga minyak kelapa sawit reboud setelah penurunan dalam 4 hari di tengah spekulasi India, konsumen terbesar, akan mengimpor lebih untuk mencukupi kebutuhan lokal.

Harga kontrak untuk pengiriman Februari naik sebanyak 1,2% menjadi 2.423 ringgit atau setara dengan US$ 793 per ton di Malaysia Derivatives Exchange, dan mengakhiri sesi pagi pada level 2.406 ringgit di Kuala Lumpur.

Harga kontrak merosot 2,6% dalam 4 hari dan telah turun 24% tahun ini.

"Kelapa sawit telah turun selama empat hari sudah, jadi ini mungkin beberapa alasan untuk short-covering," kata Donny Khor, Associate Director Kontrak dan Opsi OSK Investment Bank Bhd, Selasa (27/11).

Ekspor Malaysia, produsen terbesar kedua dunia, turun 1,8% menjadi 1,28 juta ton pada 25 hari pertama November dari 1,3 juta ton pada periode yang sama bulan sebelumnya. Pengiriman turun 3,3% dalam 20 hari pertama bulan November.

"Data ekspor menunjukkan beberapa perbaikan dibandingkan dengan 20 hari pertama bulan lalu," kata Alan Lim Seong Chun, analis Kenanga Investment Bank Bhd.

India akan mengimpor 6.000 ton kelapa sawit mentah sampai 30 November. Adapun Indonesia, produsen terbesar, mempertahankan pajak ekspor kelapa sawit sebesar 9%.

Sementara itu, harga minyak kedelai untuk pengiriman Januari sedikit berubah dilevel US$ 0,49 per pound di Chicago Board of Trade. Harga kedelai untuk pengiriman Januari naik 0,2% menjadi US$ 14,21 per bushel.

Minyak sawit untuk pengiriman Mei naik 0,5% menjadi 6.796 yuan atau setara dengan US$ 1.092 per ton di Dalian Commodity Exchange. Adapun harga minyak kedelai untuk bulan yang sama naik 0,5% menjadi 8.592 yuan per ton.(bmb/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > CPO
 
  Selamatkan Sektor Perkebunan Sawit, Joko Widodo Harus Cabut Pajak Ekspor CPO
  Mei, Bea Keluar CPO Diturunkan Jadi 9%
  Harga Sawit Capai Level Tertinggi
  Harga CPO Bakal Tergelincir
  Para Pengusaha Optimis Harga CPO Capai US$ 940
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2