Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
HIV / AIDS
Spirit Paramacitta Temukan 35 Anak Miskin Positif HIV di Bali
Sunday 02 Dec 2012 12:43:37
 

Poster selamatkan Ibu dan Anak dari HIV/AIDS, mengajak masyarakat untuk waspada.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
DENPASAR, Berita HUKUM – Kementerian Kesehatan RI mencatat, hingga bulan Juni 2012 ada 118.865 kasus HIV/ AIDS di Indonesia, dan hal yang paling memprihatinkan adalah meningkatnya kasus AIDS pada ibu rumah tangga dan anak. Provinsi Bali yang termasuk dalam Provinsi dengan kasus penderita HIV/ AIDS terbanyak di Indonesia, setelah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Papua, terus bergiat dalam kepedulian, Minggu (2/12).

Lembaga swadaya masyarakat Spirit Paramacitta yang peduli kasus HIV/AIDS di Bali, menemukan 35 anak berusia di bawah lima tahun dari keluarga miskin positif terkena HIV/AIDS. Rendahnya kemampuan mendapatkan akses kesehatan dan informasi menjadi kendala keluarga miskin mengetahui lebih dini mengenai penyakit itu.

Yayasan Spirit Paramacitta kini bersama dengan dinas terkait di Pemerintah Provinsi Bali, termasuk Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali, mendampingi 35 anak balita itu. Direktur Yayasan Spirit Paramacitta Putu Utami Dewi di Denpasar, Bali, mengatakan, yayasan tetap berkomitmen membangun akses hingga ke pedesaan mengenai HIV/AIDS itu. Ia berupaya membantu pemerintah agar informasi merata dan tidak hanya terpusat di perkotaan. "Kami menyadari pendampingan terhadap anak-anak itu tak mudah, terutama untuk psikologi anak," papar Dewi dalam peringatan Hari AIDS Sedunia di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar.

Riset yayasan mulai tahun 2001 menemukan, orangtua yang terkena HIV/AIDS dari keluarga kurang mampu rata-rata pekerja urban. Data dari KPA Bali, pengidap AIDS tercatat 3.126 orang, sebagian besar masuk dalam usia produktif. Pengidap HIV tercatat 3.378 orang berusia produktif.

Luh De Citra, ibu rumah tangga, mengaku menerima informasi mengenai HIV/AIDS saat pertemuan ibu banjar (setara rukun warga). "Informasi penting untuk mewaspadai anak-anak saya yang mulai dewasa," katanya.

Adapun prioritas upaya penanggulangan secara nasional tetap fokus bekerja untuk dan dengan populasi kunci, dilaporkan juga mengenai jumlah perempuan yang positif HIV yang perlahan-lahan meningkat. Hal ini mendorong peningkatan layanan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak menjadi perhatian utama. (Kemkes, Model Matematika Epidemi HIV di Indonesia, 2008 2014) pada tahun 2011 diperkirakan terdapat 8.170 ibu hamil yang positif HIV di Indonesia.(kmp/bhc/mdb)













 
   Berita Terkait > HIV / AIDS
 
  Menginfeksi 30 Perempuan, WN Italia Positif HIV Divonis Penjara 24 Tahun
  Cegah Penularan HIV/Aids, Perkuat Pendidikan Agama
  KNPI DKI Jakarta Gelar Aksi Simpatik Memperingati Hari AIDS Sedunia
  Kasihan, Bayi Pengidap HIV AIDS Ditelantarkan Orang Tuanya
  Pengidap HIV/Aids di Gorontalo Bertambah 38 Penderita
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2