Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Aung San Suu Kyi
Suu Kyi Terpilih Lagi Pimpin NLD
Monday 11 Mar 2013 00:32:07
 

San Suu Kyi.(Foto: Ist)
 
RANGOON, Berita HUKUM - Partai Oposisi Burma, Liga Nasional Demokrasi (NLD) telah memilih kembali Aung San Suu Kyi sebagai pemimpin mereka dalam kongres yang pertama kali mereka gelar, Minggu (10/3).

Dalam pidatonya kepada seluruh delegasi di Rangoon, Suu Kyi meminta seluruh anggota partainya bersatu.

Suu Kyi setelah memenangi pemilu tahun 1990, namun tidak banyak beraktifitas setelah junta militer Burma membatasi aktifitas politiknya.

Namun pengaruhnya terhadap rakyat Burma masih sangat terasa, dalam pemilu yang digelar tahun lalu dia berhasil memenangi kursi parlemen Burma.

Dia saat ini membidik peluang untuk terlibat dalam pemilu tahun 2015 mendatang.

Pemilu tahun lalu merupakan buah dari reformasi yang dilakukan oleh Burma untuk menggagas sebuah pemerintah sipil baru.

Wartawan BBC di Rangoon, Jonah Fisher mengatakan Suu Kyi merupakan satu diantara empat wanita anggota eksekutif partai tersebut.

Cari pemimpin muda

Jumlah anggota eksekutif di NLD sendiri secara keseluruhan berjumlah 15 orang.

Dalam pidatonya, dia mengakui mulai adanya pertikaian diantara sesama anggota serta mulai muncul sejumlah faksi di partainya.

"Demi negara ini, kita harus bersatu dan berjalan bersama," kata peraih nobel perdamaian ini di depan 900 anggota delegasi partai.

Siring dengan perubahan yang terjadi, Aung San Suu Kyi juga telah menyerukan anggota partai dari kalangan muda untuk diberikan peran dalam memperkuat partai.

"Kongres merupakan ajang untuk memilih pemimpin yang akan melayani partai dan negara kita di masa depan," tambahnya.

NLD saat ini diperkirakan memiliki sekitar 1,2 juta anggota yang tersebar di seluruh Burma.

Wartawan BBC dalam laporannya mengatakan kongres NLD juga dihadiri oleh pemimpin partai dukungan militer Burma, USDP yang saat ini masih berkuasa.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Aung San Suu Kyi
 
  Amnesty International Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi
  Parlemen Kanada Sepakat Mencabut Kewarganegaraan Kehormatan Aung San Suu Kyi
  'Mendiamkan' Kekejaman terhadap Muslim Rohingnya, Kian Banyak Penghargaan Aung San Suu Kyi Dicabut
  Muhammadiyah Minta Penghargaan Nobel Perdamaian Suu Kyi Dicabut
  Sentimen terhadap Muslim, Hadiah Nobel Suu Kyi Diminta untuk Dicabut
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2