Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
TNI Gelar Pengobatan Massal di Puncak Jaya Papua
2016-02-16 15:33:25
 

Foto bersama pimpinan Mayor Inf Beny Setiyanto sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) menggelar pengobatan massal, di Kampung Wuyuneri Distrik Mulia,Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Senin (15/2).(Foto: Istimewa)
 
PAPUA, Berita HUKUM - Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 509/Kostrad,bermarkas di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sumber Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) dibawah pimpinan Mayor Inf Beny Setiyanto sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) menggelar pengobatan massal, di Kampung Wuyuneri Distrik Mulia,Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Senin (15/2).

Dansatgas Pamrahwan Mayor Inf Beny Setiyanto saat meninjau kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua dan salah satu upaya teritorial dari Satgas Pamrahwan Yonif Raider 509/Kostrad."Satgas akan memberdayakan semaksimal mungkin tenaga kesehatan dan obat-obatan yang dimiliki untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat disini," ujarnya.

"Kegiatan ini rencananya akan diadakan secara rutin dan terus menerus di Kabupaten Puncak Jaya, Sorong, Manokwari, Enarotali dan Wuyuneri, dimana dapat dijadikan sarana untuk mempererat hubungan tali silahturahmi antara Satgas dengan masyarakat Papua. Hal ini merupakan salah satu sebagai perwujudan Kemanunggalan TNI dan rakyat serta menyukseskan program serbuan teritorial yang telah dicanangkan oleh Panglima TNI," tegas Mayor Inf Beny Setiyanto.

Sementara itu, Lettu Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan selaku Dokter Satgas Yonif Raider 509/Kostrad yang memimpin kegiatan pengobatan massal dengan dibantu olehTim Kesehatan Satgas bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Puncak Jaya dan Ikatan Forum Dokter Puncak Jaya mengatakan bahwa, kegiatan ini diikuti oleh 350 pasien dari berbagai usia, untuk melaksanakan pemeriksaan serta pengobatan gratis dari Tim Kesehatan.

"Sebagian besar penyakit yang diderita oleh masyarakat adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan), nyeri pada persendian, nyeri kepala, demam, gatal-gatal serta luka-luka. Sebagian besar masyarakat masih kurang tingkat kesadarannya danpentingnya hygienitas diri serta sanitasi lingkungan, sehingga mereka mudah untuk terkena penyakit," ujar Lettu Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan.

Di tempat yang sama, Tokoh Masyarakat dan Agama di wilayah Wuyuneri Pendeta Kagaban Talenggen mengatakan bahwa kehadiran Pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan Yonif Raider 509/Kostrad sangat membantu kebutuhan masyarakat, baik itu pelaksanaan pengobatan gratis sampai pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan. "Terima kasih banyak kepada Komandan Batalyon dan prajurit Yonif Raider 509/Kostrad yang telah banyak membantu masyarakat, pasukan 509 sangat mengesankan, dimana keramahan, dan berbagai upaya bantuan yang diberikan sangat membantu kami disini," tuturnya.

"Kegiatan seperti ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan di Wuyuneri,sehingga masyarakat menyambut dengan sangat antusias. Untuk itu diharapkan,pengobatan massal ini dapat dilaksanakan kembali di Wuyuneri di masa mendatang, semoga Tuhan Yesus memberkati Komandan dan jajaran dalam pelaksanaan tugas," pungkas Pendeta Kagaban Talenggen.(tni/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2