Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Pertumbuhan Ekonomi
Target Ekonomi Tak Tercapai Akan Dihadapkan Situasi Dadakan
Tuesday 09 Jun 2015 01:55:18
 

Forum Press Gathering Koordinatoriat Wartawan DPR yang bertema “Membangun Kebersamaan Dengan Check and Balances Antara Pers dan DPR di Yogyakarta.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengingatkan, ke depan ini pemerintah akan menghadapi masalah yang terkait dengan kepentingan masyarakat terutama bidang ekonomi. Pemerintah kelihatan begitu optimistik, tetapi kenyataannya indikator-indikator yang ada berbicara lain.

Berbicara dalam forum Press Gathering Koordinatoriat Wartawan DPR yang bertema “Membangun Kebersamaan Dengan Check and Balances Antara Pers dan DPR di Yogyakarta, Jumat (5/6) lalu, Pimpinan DPR dari Fraksi Gerindra ini menegaskan, yang kita khawatirkan kalau target-target pemerintah ini tidak tercapai maka bisa muncul situasi dadakan.

Beberapa target itu diantaranya target inflasi, target pertumbuhan, kemudian pendapatan negara termasuk pajak. Apalagi lanjut dia, nilai rupiah yang masih terus melemah bahkan ada kecenderungan rupiah menembus 15 ribu di akhir tahun. “Sementara itu Presiden hingga kini masih sangat optimis, mudah-mudahan optimis ini ada benarnya,” tukas Fadli.

Kendati demikian, Pimpinan Dewan Koordinator Polkam ini mengharapkan Presiden hendaknya lebih sibuk memikirkan masalah-masalah ke depan. “Jangan sibuk bagi-bagi kartu. Kalau bagi-bagi kartu itu tugas Ketua RT. Kasihan ketua RT kalau tugasnya diambil alih oleh Presiden,” ujarnya dengan menambahkan, kita berharap ke depan pemerintah dan DPR saling introspeksi, DPR juga masih banyak kelemahan dalam menjalan fungsi-fungsinya. Tetapi rakyat mengharapkan peran pemerintah yang lebih besar khususnya dalam mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.(mp/dpr/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pertumbuhan Ekonomi
 
  Wakil Ketua MPR: Ekonomi Tumbuh Namun Kemiskinan Naik, Pertumbuhan Kita Masih Eksklusif
  Waspadai Pertumbuhan Semu Dampak 'Commodity Boom'
  Pimpinan BAKN Berikan Catatan Publikasi BPS tentang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2022
  Harga Tidak Juga Stabil, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Gagal Menjalankan Amanat Pasal 33 UUD 1945
  Roadmap Ekonomi dan Industri Indonesia menuju Superpower Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2