Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Teh Hijau
Teh Hijau Turunkan Risiko Kanker Pencernaan
Thursday 25 Oct 2012 10:26:08
 

Teh Hijau (Foto: Ist)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Minum teh hijau sedikitnya tiga kali seminggu bisa menurunkan risiko kanker pencernaan sebanyak 14 persen.

Fakta ini terungkap setelah tim peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt, Nashville, Tennesse, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap 69 ribu perempuan China. Mereka diteliti selama 10 tahun.

Penelitian juga mengungkapkan bahwa, pecinta teh hijau memang secara umum lebih memperhatikan kesehatan.

Tidak satu pun dari perempuan tersebut yang merokok atau minum alkohol secara rutin. Para peneliti juga mengumpulkan informasi mengenai pola makan, kebiasaan berolahraga, berat badan, dan sejarah medis mereka.

Meski hidup sehat, peneliti senior Dr. Wei Zheng mengatakan, kebiasaan minum teh pada perempuan tetap terkait dengan risiko pencegahan kanker. Tetapi, kata Zheng, jenis studi semacam ini tidak dapat membuktikan hubungan sebab-akibat.

Selain itu, hasil studi sebelumnya sejauh ini saling berlawanan mengenai apakah peminum teh hijau memang menurunkan risiko kanker. Semua studi dibatasi oleh fakta sulitnya mengisolasi akibat sebuah makanan dalam pola makan seseorang terkait risiko kanker.

Jenis penelitian yang dapat memberikan bukti kuat dari hubungan sebab-akibat adalah uji klinis. Orang akan secara acak diminta untuk minum teh hijau atau tidak.

Namun, sedikit uji klinis yang telah dilakukan untuk melihat apakah teh hijau dapat menurunkan risiko kanker, dan hasilnya tidak konsisten, menurut Lembaga Kanker Nasional.

"Ada bukti kuat dari riset lab, pada hewan dan dalam sel manusia, bahwa teh hijau memiliki potensi untuk melawan kanker," tulis tim peneliti dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Teh hijau mengandung sejenis bahan kimia antioksidan, terutama senyawa yang disebut EGCG, yang dapat menangkal kerusakan sel tubuh yang dapat mengarah pada kanker dan penyakit lain.(voa/mtv/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Teh Hijau
 
  Teh Hijau Turunkan Risiko Kanker Pencernaan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2