Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Dahlan Iskan
Terkait Capres, Dahlan Iskan: Akan Ada Yang Fenomenal
Wednesday 05 Jun 2013 00:11:57
 

Menteri BUMN Dahlan Iskan, Selasa (4/6) usai acara peluncuran bukunya di Gedung Arsip Nasional.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada kesempatan peluncuran Buku Antara Pasar dan Politik: BUMN di Bawah Dahlan Iskan, Fachry Ali menjelaskan bahwa dalam posisi terpanggungkan secara konstruktif, berbagai gagasan dan kebijakan reformatif Dahlan menjadi lebih mudah tercerna publik.

"Dahlan menjadi salah satu tokoh di dalam the embedded economy, dimana publik bisa mengharapkan sesuatu yang konstruktif," kata Fachry kepada Wartawan, Selasa (4/6) di lantai 2 Gedung Arsip Nasional, jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Pendek kata lanjut Fachry, Dahlan menemukan tempat khusus dalam the politics of public stage. Inilah atau pijakan yang diciptakan oleh aktor-aktor media massa, dimana kontestasi kekuasaan berlangsung secara sangat terbuka.

Kendatipun mengandung unsur komersial, dalam arti kata berita dan tontonan dikemas secara menarik, the politics of public stage ini sekaligus berfungsi sebagai wahana pemunculan tokoh-tokoh nasional, di luar yang direprodusikan oleh partai-partai politik resmi.

Dengan kata lain, the poltics of public stage telah menjadi kekuatan tandingan terhadap kekuasaan politik resmi. Bisa dinyatakan bahwa icono clast-based behavior Dahlan telah menjadi sumber berita bagi Media massa.

Melalui pemberitaan yang meluas inilah, Dahlan menyentuh atau bertemu dengan struktur kesadaran politik yang lebih luas. Media massa telah menjadi jembatan yang menciptakan perjumpaan Dahlan dengan masyarakat.

Ditanya mengenai apakah Dahlan Iskan akan maju sebagai calon Presiden, atau termasuk pendukung Jokowi yang juga ramai dibicarakan. Dahlan hanya tersenyum dengan sedikit kata. "Kita lihat nanti, akan ada yang fenomenal," pungkas Dahlan Iskan.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Dahlan Iskan
 
  Eksepsi, Dahlan Iskan: Jangan Sampai Pengadilan Ini Menjadi Pengadilan Sesat
  Jadi Tersangka, Dahlan Iskan: Saya Sedang Diincar Terus oleh yang Lagi Berkuasa
  Dahlan Iskan Diperiksa Selama 8 Jam di Kejati Jatim
  Dahlan Iskan Siap Mengajar Mata Kuliah Jurnalistik di UniMAP
  Universiti Perlis Malaysia Beri Dahlan Iskan Gelar Profesor
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2