Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Terkait Kasus Mantan Kapolsek Astana Anyar 'Nyabu', Kompolnas: Kami Minta Gelar Perkara Khusus
2021-03-24 08:21:31
 

Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto.(Foto: BH /mos)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terus memantau perkembangan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh mantan Kapolsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi beserta 11 personel Polri lainnya.

Demikian ditegaskan Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto kepada wartawan usai menghadiri kegiatan peluncuran sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Tahap I secara nasional di Gedung Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (24/3).

"Ini kami dari Kompolnas mau minta untuk update dan gelar perkara karena kasus itu menjadi atensi publik lalu juga akan dianalisis dan dievaluasi untuk tidak akan terulang. Kami sudah minta waktu nanti akan gelar perkara khusus," kata Benny.

Benny pun mengungkapkan jika sejak jauh hari, dirinya sudah menduga bahwa sosok Kapolsek tersebut merupakan pengguna narkotika.

"Saya kebetulan dulu background di BNN, saya tahu persis bagaimana mengidentifikasi orang 'pakai'. Baru ketemu sebentar saya lihat gini-gini, saya sudah langsung paham jangan-jangan ini pakai. Dari video yang beredar di Instagram sebenarnya saya sudah curiga kayaknya ini 'pakai'," tutur dia.

Lebih lanjut, Benny menyebutkan bahwa kerjasama dan sinergitas dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan aparat senantiasa harus diperkuat bahkan ditingkatkan tidak hanya oleh internal Polri sendiri tapi harus didukung oleh berbagai pihak.

"Oleh sebab itu perlu pengawasan ekstra ketat karena maraknya peredaran narkoba dan termasuk juga maraknya peredaran narkoba yang menyasar aparat tidak hanya kepolisian, saya sendiri sudah pengalaman nangkap mulai hakim, dokter dan penyidik juga," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, bersama 11 anggotanya, Kapolsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi ditangkap terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Selasa, 16 Februari 2021.

"Mereka diamankan di sini (Polda Jabar), sedang menjalani pemeriksaan. Dari pemeriksaan cek urine yang dilakukan, beberapa di antaranya positif," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Erdi Ardimulan Chaniago.(bh/mos)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
  BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
  2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
  Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
  5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
ads1

  Berita Utama
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2