Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Inggris
Terlibat Kasus Rasisme, Pejabat FA Mundur dari Jabatannya
Sunday 24 Feb 2013 11:47:33
 

Duta besar Asosiasi Sepakbola Inggris, Paul Elliott.(Foto: Ist)
 
INGGRIS, Berita HUKUM - Duta besar Asosiasi Sepakbola Inggris Paul Elliott mengundurkan diri dari seluruh jabatannya menyusul laporan kasus rasisme, Minggu (24/2).

Juru kampanye anti rasisme yang berusia 48 tahun ini, juga merupakan juri masalah hukum dan dinominasikan menjadi anggota komite committees.

Mantan pemain Celtic dan Chelsea Elliott juga mundur dari jabatan dalam badan anti diskriminasi Kick It Out.

Ketua FA David Bernstein mengatakan, "Penggunaan bahasa yang mendiskriminasi tidak dapat diterima, tanpa memperhatikan konteksnya," ujarnya.

Dia menambahkan, "Masalah ini telah membuat posisi Paul tidak dapat dipertahankan," tambahnya.

"Saya berterimakasih kepada Paul atas dedikasinya dan kinerjanya, terutama mengenai masalah anti rasisme.

"Saya sedih dengan peristiwa ini dan dengan menyesal kami menerima pengunduran diri Paul," katanya.

Sebuah laporan yang dimuat di koran Sun menuding Elliott telah memicu perselisihan melalui pesan pendek terhadap mantan pemain Charlton, Richard Rufus.

Elliott disebutkan menggunakan istilah yang menghina.

Dalam sebuah pernyataan Elliot menyebutkan, Sebelumnya pekan ini, seorang mantan teman dan rekan bisnis, menyebarkan sebuah pesan pendek yang saya kirim, dimana saya menggunakan sebuah istilah yang dikenal dapat menghina komunitas saya sendiri.

"Saya menyesal menggunakannya; ini sangat tidak pantas dan bukan merupakan bagian dari kosa kata saya sehari-hari. Dan sebagai pengacara yang memiliki standar perilaku publik, dan integritas dalam kehidupan publik, saya mengetahui penggunaan kata ini menimbulkan penafsiran dan berlawanan dengan posisi saya sebagai komisaris di Kick It Out.

Awal bulan ini, Elliott menjadi pemain kulit hitam pertama yang mendapatkan penghargaan dari Istana Buckingham atas jasanya untuk memperjuangkan kesetaraan dan keberagaman dalam dunia sepakbola.

Elliott, yang berhenti menjadi pemain karena cedera pada 1992, menjadi komisaris di badan anti diskriminasi Kick It Out sejak 1996.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Inggris
 
  Rishi Sunak: Siapa Dia dan Mengapa Dia Mau Menjadi Perdana Menteri Inggris Sekarang?
  Skandal Pesta dan Pelecehan Seksual di Balik Mundurnya PM Inggris Boris Johnson
  Brexit: Inggris Akhirnya Resmi Meninggalkan Uni Eropa
  Pemilu Inggris: Bagaimana Boris Johnson Meraih Kemenangan Terbesar dalam 3 Dekade
  Boris Johnson Menjadi PM Inggris dengan Dukungan Suara Kurang dari 0,34% Pemilih
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2