Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Pembunuhan
Tersangka Pembunuh Imam di New York Ditangkap karena Kecelakaan
2016-08-16 20:04:54
 

Imam Maulana Akonjee dilaporkan berasal dari Bangladesh. Oscar Morel, pembunuh Imam Masjid New York, Maulana Akonjee berhasil ditangkap kepolisian New York senin malam.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Kepolisian New York mempidanakan seorang pria dengan pasal pembunuhan terkait penembakan seorang imam dan asistennya pada Sabtu (13/8).

Oscar Morel, 35 tahun, juga didakwa pidana kepemilikan senjata tidak sah.

Imam Maulana Akonjee, 55 tahun, dan Thara Uddin, 64 tahun, ditembak di bagian kepala saat mereka berjalan usai menjalankan shalat di wilayah Queens.

Beberapa jemaah masjid Al Furqan mengungkapkan keyakinannya bahwa peristiwa itu adalah kejahatan berdasarkan kebencian.

Namun polisi menyebutkan, sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kedua pria itu dibunuh karena keyakinan mereka.

Sehari setelah pembunuhan itu Wali Kota New York, Bill De Blasio, mengatakan umat muslim hidup 'dalam sasaran kefanatikan.'

Ditangkap setelah menabrak

Pada hari Senin (15/8), Kepolisian New York mengatakan, Morel didakwa dengan dua pidana pembunuhan tingkat dua.

Ia ditangkap pada hari Minggu usai terlibat kecelakaan lalu lintas, sesaat setelah insiden penembakan.

Para penembak terlihat melarikan diri dengan sebuah mobil dalam rekaman kamera pengawas.

Sekitar 10 menit kemudian kendaraan yang terlihat persis sama dengan rekaman kamera pengawas, menabrak pengendara motor beberapa kilometer dari lokasi.

Polisi tidak memberikan rincian tentang kemungkinan motif penembakan itu.

Juga pada hari Senin, ratusan pelayat berkumpul untuk menghadiri sebuah upacara pemakaman untuk kedua korban.

Maulana Akonjee pindah ke AS dari Bangladesh dua tahun lalu, lapor media AS.

Teman-teman Imam Akonjee mengatakan kepada media, ketika ia ditembak, dirinya baru saja meninggalkan masjid usai menjalankan shalat di Masjid Al Furqan yang melayani masyarakat Bangladesh di Ozone Park.

Tahun lalu harian New York Times melaporkan bahwa kejahatan berdasarkan kebencian terhadap para Muslim AS dan masjid-masjid meningkat tiga kali lipat usai serangan di Paris dan San Bernardino.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pembunuhan
 
  Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
  Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
  Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
  Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
  Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2