Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Jokowi
Tim Jakarta Baru Laporkan Dugaan Kecurangan Foke - Nara
Tuesday 18 Sep 2012 18:59:20
 

Jokowi - Ahok bersama tim Jakarta baru (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Temuan kecurangan yang dilakukan oleh tim Foke - Nara akan dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Temuan itu sendiri berdasarkan hasil temuan yang dilakukan oleh Tim Jakarta Baru.

Tim advokasi Jakarta Baru menyatakan, pihak Foke - Nara diduga telah melakukan politik uang. Dari informasi yang diterima pewarta Selasa (18/09) pukul 11.00 WIB, Tim Jakarta Baru telah mendatangi Panwaslu untuk melaporkan dugaan kecurangan tersebut.

Bahkan, pihak Foke - Nara diduga telah melakukan pelanggaran lainnya, seperti berkampanye di masa tenang, penyebaran selebaran black campaign dan adu domba.

Tim advokasi hukum yang dibentuk pasangan Jokowi - Ahok itu, siap melaporkan kecurangan yang dilakukan pihak Foke - Nara tersebut.(bhc/frd)



 
   Berita Terkait > Jokowi
 
  PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
  Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
  Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
  PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
  PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2