Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Perdata    
Kasus BCA
Timotius and Partners Law Firm, Resmi Laporkan Pihak BCA
Wednesday 25 Sep 2013 01:58:39
 

Pengacara Timotius Tumbur Simbolon, Senin (23/9) ketika memberikan keterangan pers.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kuasa Hukum Nyonya WL Lim Kit Nio, Timotius and Partners Law Firm, tetap akan menempuh jalur hukum, guna membela kliennya.

Seperti diketahui Timotius didampingi rekan Pengacara lainnya telah melaporkan 2 orang dari Bank Central Asia (BCA) Hernawati Nilam dan Subur Tan, Direktur Kepatuhan BCA.

"Mereka harus siap, kami telah melaporkan dua orang dari BCA itu, dengan nomor laporan LP /798/IX/2013, BARESKRIM, Tgl 23/9/2013," kata Timotius kepada Wartawan, Selasa (23/9) di Jakarta.

Dijelaskannya bila ada kabar yang beredar bahwa pemilik tanah tersebut sudah tidak ada, itu adalah suatu kebohongan, sebab Nyonya WL Lim Kit Nio (95 tahun) pemilik sah tanah seluas 7.800M2 masih hidup dan tanah tersebut tidak pernah dijual ke pihak BCA dan pihak manapun.

"Tanah seluas tujuh ribu delapan ratus meter persegi tersebut dari Acte Van Eigendom Verponding No.6393, yang berada di jalan Karet Gusuran 3, RT/RW, 012/001 kelurahan Karet, kecamatan Setiabudi, kotamadya Jakarta Selatan, adalah sah milik Nyonya WL Lim Kit Nio," tegas Timotius.

Adapun fisik tanah tersebut dikuasai oleh Klien Timotius and Partners Law Firm, sesuai Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Atas Sebidang Tanah Verponding Nomor.6393. Tanah telah diregister kelurahan Karet, dan Surat Keterangan untuk memperoleh SPPT-PBB Nomor 275/1.755.9/13 (PM.1 WNI) tanggal 10 Juni 2013.

"Tanah tersebut tidak pernah dijual atau dialihkan kepada PT Bank Central Asia Tbk dan atau PT Bahana Dharma Utama yang telah dibubarkan," ujar Timotius.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Kasus BCA
 
  KPK Siap Ajukan Banding terhadap Menangnya Praperadilan Hadi Purnomo
  KPK: Kasus Hadi Poernomo Tetap Berlanjut
  Ada Bukti BCA Diuntungkan Hadi Purnomo
  Negara Merugi 375 Miliar, FAMPI Desak KPK Tuntaskan Kasus Pajak BCA
  KPK Tetapkan Hadi Poernomo Tersangka Kasus Pajak BCA
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2