Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Virus MERS
WHO: Wabah MERS di Korsel Besar dan Kompleks
Sunday 14 Jun 2015 07:35:16
 

Warga Korsel memakai masker di tempat-tempat umum sebagai langkah pencegahan terhadap virus MERS. Pemerintah Korsel didesak untuk melakoni langkah pencegahan agar virus MERS tidak semakin mewabah.(Foto: twitter)
 
SEOUL, Berita HUKUM - Wabah MERS (Middle East Respiratory Syndrome) di Korea Selatan besar dan kompleks. Karena itu, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kasus-kasus baru harus diantisipasi. Berbicara di Seoul setelah selama seminggu melakukan penyelidikan, Keiji Fukuda selaku asisten direktur jenderal untuk keamanan kesehatan WHO mengatakan pihaknya tidak memiliki bukti bahwa penularan virus MERS tengah berlangsung di Korsel.

Meski demikian, dia mendesak pemerintah Korsel untuk mempertahankan pengawasan yang ketat, termasuk melacak siapa saja yang pernah bersentuhan dengan pasien MERS sekaligus memberlakukan larangan perjalanan terhadap pasien yang diduga mengidap MERS.

Karena wabah ini besar dan kompleks, kasus-kasus baru harus diantisipasi,” kata Fukuda, yang merupakan dokter spesialis wabah influenza.

Berdasarkan pemantauan WHO, terdapat sejumlah faktor yang berkontribusi pada wabah MERS di Korsel, antara lain jumlah pasien di bangsal rumah sakit dan ruang gawat darurat terlalu banyak, kebiasaan dokter yang berkunjung ke banyak tempat, dan keterbatasan pengenalan dokter akan virus MERS.

Sejauh ini sebanyak 14 pasien telah meninggal dunia dan 138 lainnya telah terjangkit virus MERS di Korsel.
Untuk mencegah penularan, pemerintah Korsel memutuskan untuk menutup 2.900 sekolah dan mengarantina sedikitnya 3.680 orang.

Lebih jauh, Bank sentral Korea Selatan telah memangkas suku bunga 0,25 poin menjadi 1,5%. Langkah ini dilihat sebagai upaya membendung jatuhnya ekonomi karenawabah MERSdi Korea Selatan.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Virus MERS
 
  Ahli Waris Samsung Minta Maaf Terkait MERS
  WHO: Wabah MERS di Korsel Besar dan Kompleks
  Ada Wabah MERS, Kemlu Minta WNI Yang Ke Korea Waspada
  Kasus MERS di Arab Saudi Melonjak
  Update MERS, IDI Rekomendasikan 'Tunda Umroh'
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2