Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Maladewa
Wakil Presiden Maladewa Ditangkap Terkait 'Rencana Pembunuhan'
Sunday 25 Oct 2015 20:15:24
 

Wakil Presiden Ahmed Adeeb baru kembali dari kunjungan resmi ke luar negeri saat ditangkap. Bom di bawah kursi yang biasa diduduki Presiden Yameen meledak pada 28 September lalu.(Foto: Istimewa)
 
MALADEWA, Berita HUKUMM - Wakil Presiden Maladewa ditahan terkait dugaan rencana pembunuhan terhadap presiden, menurut menteri dalam negeri. Ahmed Adeeb ditahan dan didakwa atas tuduhan pengkhianatan, menurut Umar Naseer lewat cuitan Twitter.

Presiden Abdulla Yameen selamat dari serangan ledakan pada kapal yang digunakannya untuk kembali ke ibu kota dari bandara, akhir bulan lalu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Maladewa terguncang oleh persaingan politik.

Hasil pemilu yang memenangkan Yameen juga tak lepas dari pergulatan panjang.

Keamanan ditingkatkan di ibu kota Male di tengah kekhawatiran terjadinya "gangguan" menurut harian Maladewa Haveeru.
"Pada Sabtu pagi, lori yang penuh dengan polisi dan tentara terlihat di setiap jalanan ibu kota," menurut laporannya.

Polisi ditahan

Presiden Yameen dan istrinya sedang menuju ke Male dari pulau yang menjadi lokasi bandara pada 28 September saat kapal mereka mengalami ledakan.

Mereka baru saja pulang dari perjalanan haji.

Presiden selamat, tapi istrinya dan beberapa orang lain menjadi korban luka saat bom meledak di bawah kursi yang biasanya diduduki oleh Yameen.

Pemerintah menyebut kejadian ini sebagai upaya pembunuhan dan sudah menahan dua polisi senior - sepekan setelah presiden memecat menteri pertahanannya.

Namun, pada Sabtu, Adeeb juga ditangkap di bandara sekembalinya dari kunjungan resmi ke luar negeri, kata polisi.
Menteri Dalam Negeri Naseer mengatakan Adeeb ditahan di penjara pulau.

Adeeb membantah keterkaitan dengan ledakan tersebut. Dia baru tiga bulan menjabat sebagai wakil presiden setelah wakil presiden sebelumnya dipecat oleh Yameen, juga atas tuduhan pengkhianatan.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Maladewa
 
  Wakil Presiden Maladewa Ditangkap Terkait 'Rencana Pembunuhan'
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2