Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Michael Schumacher
Berita Schumacher Bisa Melangkah Telah Dibantah
2016-09-20 05:46:26
 

Schumacher pernah merebut juara F1 tujuh kali dan lima di antaranya berturut-turut.(Foto: Istimewa)
 
JERMAN, Berita HUKUM - Pengacara Michael Schumacher menjelaskan kepada pengadilan di Jerman bahwa mantan juara F1 itu 'tidak bisa berjalan' akibat kecelakaan saat main ski.

Felix Damm mengungkapkan rincian kesehatan Schumacher tersebut dalam sidang gugatan hukum atas sebuah majalah Jerman, Bunte.

Menurutnya, pria berusia 47 tahun itu bahkan berdiri saja tidak bisa tanpa bantuan para ahli.

Akhir tahun lalu Bunte mengutip sebuah sumber yang mengatakan Schumacher bisa berjalan beberapa langkah dengan bantuan ahli terapi dan mampu mengangkat lengannya.

Saat itu agen Schumacher mengeluarkan pernyataan membantah berita itu dengan mengatakan, "Sayangnya, kami terpaksa menjelaskan sebuah laporan media baru-baru ini yang menyatakan Michael bisa bergerak kembali tidak benar."

"Spekulasi seperti itu tidak bertanggung jawab karena, melihat keseriusan cederanya, privasi amat penting. Sayangnya kami tidak bisa memberikan harapan kosong kepada banyak orang yang terlihat."

Schumacher menderita cedera di bagian kepala dalam kecelakaan ski di Prancis tahun 2013.

Dia sengaja dibuat berada dalam keadaan koma selama enam bulan sebelum dipindahkan ke rumahnya di Swiss untuk meneruskan pengobatan.

Tidak banyak yang diketahui tentang kondisi kesehatannya karena keluarga Schumacher amat menjaga privasinya.

Bulan Februari, mantan bosnya di Ferrari, Luca di Montezemoilo mengatakan, "Saya punya berita. Sayangnya tidak bagus," usai membesuk Schumacher.

Pada masanya, Schumacher merebut juara F1 bersama Benetton serta Ferrari sebanyak tujuh kali, termasuk lima kali berturut-turut, dan mundur dari balapan pada tahun 2012 setelah sempat bergabung dengan Tim Mercedes tahun 2010.(BBC/bh/sya)



Michael Schumacher





 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2