Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Pakistan
Bom Bunuh Diri di Perbatasan Pakistan-India Tewaskan 45 Orang
Monday 03 Nov 2014 12:24:40
 

Para sukarelawan Pakistan mengangkut mayat korban ledakan di dekat perbatasan Wagah. Puluhan orang menggunakan penyeberangan Wagah untuk memasuki India maupun Pakistan setiap harinya.(Foto: twitter)
 
PAKISTAN, Berita HUKUM - Sukarelawan Pakistan mengangkut mayat korban ledakan di dekat perbatasan Wagah. Paling tidak 45 orang terbunuh dan lebih dari 70 terluka dalam ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri di perbatasan Pakistan-India dekat kota Lahore.

Seorang pejabat senior di Provinsi Punjab mengatakan korban meninggal termasuk tiga orang dari pasukan penjagaan perbatasan.

Ledakan terjadi di wilayah Pakistan di dekat perbatasan Wagah yang melintasi kedua negara.
Kerumuman massa berkumpul setiap hari di tempat itu untuk menonton para tentara melakukan upacara penurunan bendera.

Polisi mengatakan kepada BBC setidaknya 15 orang mengalami luka-luka berat.
Mushtaq Sukhera, kepala polisi Punjab, mengatakan ledakan terjadi ketika seorang penyerang bunuh diri mendekati sebuah restoran seusai berlangsungnya upacara dan meledakkan bahan peledaknya.

'Agak santai'

Ia mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pelaku ledakan melakukan serangannya ketika keamanan 'agak sedikit santai'.

Seorang saksi lain mengatakan dia sedang duduk di kantornya ketika mendengar ledakan

"Saya langsung pergi ke tempat kejadian dan melihat mayat berserakan, orang-orang yang terluka, lelaki, perempuan dan anak-anak serta mobil yang rusak," kata seorang petugas intelijen kepada Reuters.

Puluhan orang menggunakan penyeberangan Wagah untuk memasuki India maupun Pakistan setiap harinya, kata wartawan BBC Shumaila Jaffrey di Lahore.

Tempat ini juga merupakan tempat fasilitas perdagangan penting, dengan banyak truk bermuatan barang pulang dan pergi ke India.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pakistan
 
  Mantan Perdana Menteri Imran Khan Diringkus KPK Pakistan
  Imran Khan, Mantan PM Pakistan, Ditembak Saat Protes Pemerintah - Siapa Terduga Pelaku?
  Mahasiswa Pakistan Disiksa Hingga Tewas karena 'Menista' Agama
  Serangan Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, Puluhan Tewas
  Bioskop-Bioskop Pakistan Boikot Film India Akibat Ketegangan di Kashmir
 
ads1

  Berita Utama
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

Istana Dukung Kejagung Bersih-bersih di Pertamina: Akan Ada Kekagetan

Megawati Soekarnoputri: Kepala Daerah dari PDI Perjuangan Tunda Dulu Retreat di Magelang

 

ads2

  Berita Terkini
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan

Kasus Korupsi PT BKS, Kejati Kaltim Sita Rp2,5 Milyar dari Tersangka SR

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

10 Ribu Buruh Sritex Kena PHK, Mintarsih Ungkap Mental Masyarakat Terguncang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2