Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Budaya
Budaya Asing Perlahan Meracuni Bangsa Ini
Monday 22 Apr 2013 08:38:02
 

Sekertaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah Tayeb pada Tasyakuran hari lahir Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) ke 53 dan silaturahmi alumni PMII Cabang Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/shs)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - "Kenakalan remaja, bahkan kemajuan teknologi pun yang seharusnya sebagai fasilitas untuk menambah wawasan. ataupun bertukar informasi justru telah banyak disalah gunakan sehingga meresahkan masyarakat. Sehingganya melalui organisasi mahasiswa diharapkan dapat melahirkan kader bermatabat, tangguh, menjadi calon pemimpin masa depan yang penuh inovasi dan kreasi bagi bangsa dan negara," urai Sekertaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah Tayeb pada Tasyakuran Hari Lahir Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) ke 53 dan Silaturahmi Alumni PMII Cabang Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/4).

Dikatakannya, Gorontalo saja untuk sudah masuk pada titik yang menghawatirkan pada penyalahgunaan narkoba, sudah ada sederatan nama yang dinyatakan positif HIV/Aids.

Hal ini merupakan imbas dari transisi perkembangan zaman, sehingga dibutuhkan berbagai inovasi dan kreasi dari Pemuda untuk bagaimana bersama mengawal Bangsa ini agar jauh dari kehancuran generasinya, serta memajukan sistim Pemerintahan dan pembangunan demi kesejahteraan bersama, dan tentunya Pemerintah daerah dalam memberikan ruang untuk sharing pendapat.

Hadijah Tayeb juga memaparkan berbagai kebijakan Pemerintah daerah dari jargon 'dulo ito momongu lipu' yang bermakna mengajak masyarakat dan Pemerintah bersama-sama membangun Daerah, serta berbagai terobosan yang telah dilakukan oleh Pemerintah daerah dalam mensejahterakan rakyat, yang telah memperoleh apresiasi dari Pemerintah pusat bahkan Internasional.

"Kabupaten Gorontalo secara terus menerus berusaha meraih penghargaan tertinggi dalam dalam bidang pengelolaan dari keuangan sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi sebagaimana harapan kita," tandasnya.(bhc/shs)



 
   Berita Terkait > Budaya
 
  Kenduri dan Kirab Agung Nusantara Jelang HUT RI Ke 77, Boki Ratu Nita: Budaya Menjadi Induk Segala Produk Hukum
  Nadiem Makarim Harus Belajar Kembali Tentang Kebudayaan
  Yang Diharapkan Dari Platform Indonesiana
  MUI Dukung Penuh Tradisi Merlawu untuk Dakwah Islam
  Revitalisasi TIM, Anies Berharap dapat Membentuk Ekosistem Kebudayaan Berkelas Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2