Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Taiwan
Demo Ribuan Buruh di Taiwan Tuntut Perubahan Kebijakan
Monday 26 Nov 2012 11:33:05
 

Demo Ribuan Buruh di Taiwan.(Foto: Ist)
 
TAIWAN, Berita HUKUM - Ribuan orang turun ke jalan di ibukota Taiwan, Taipie, menuntut perubahan kebijakan pemerintah yang dianggap menguntungkan pengusaha besar.

Pihak penyelenggara mengatakan sekitar 4.000 orang dari 50 serikat pekerja ikut serta dalam demonstrasi itu, Minggu, (25/11).

Namun polisi menyebutkan mereka yang ikut serta sekitar 3.000 orang.

Sejumlah serikat buruh mengatakan dalam satu pernyataan bahwa kebijakan Presiden Ma Ying-jeou memprioritaskan perusahaan-perusahaan besar.

Pernyataan itu menyebutkan Presiden Ma berupaya menstimulasi ekonomi tanpa mengindahkan kepentingan pekerja dengan tidak meningkatkan upah minumum.

Serikat buruh juga menyebutkan pemerintah justru mengizinkan perusahaan-perusahaan besar merekrut lebih banyak pekerja asing.

Bulan September lalu, pemerintah menolak tuntutan kenaikan upah minimum dari $ 18.780 menjadi $ 19.047 (US$ 635).

Sejumlah pengusaha mengatakan kenaikan upah minumum itu akan menyulitkan dunia usaha di tengah lemahnya perekonomian global.

Bulan lalu, lebih dari seribu pekerja juga melakukan unjuk rasa dengan mengenakan topi jerami dan kaos hitam bertuliskan "suram" dan "benci". Para pengunjuk rasa saat itu melemparkan telur ke arah Istana Presiden.

Sejumlah serikat buruh merencanakan protes lebih besar lagi pada tanggal 31 Desember mendatang.(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Taiwan
 
  Hubungan China dan Taiwan Tak Kondusif, Legislator Minta Pemerintah Lindungi WNI di Taiwan
  Konflik China-Taiwan Memanas setelah Sejumlah Diplomat Baku Hantam di Fiji
  Pengembang Gedung Ambruk di Taiwan Ditangkap Polisi
  Ledakan di Taman Hiburan Taiwan, Ratusan Orang Terluka
  Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2