Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Demokrat: Yang Jelas Hanya Ical dan Prabowo, Jokowi Abu-abu
Monday 05 May 2014 01:16:58
 

Ilustrasi. Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pasca pemilihan legislatif, baru tiga partai politik yang pasti mengajukan calon presiden, yakni Jokowi (PDIP), Aburizal Bakrie (Golkar), dan Prabowo Subianto (Gerindra). Ketiga parpol tiga besar ini juga tengah bergerilya mencari mitra koalisi.

Menurut Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan, dari ketiga capres itu hanya Prabowo dan Aburizal Bakrie alias Ical yang sudah jelas.

"Sekarang yang paling penting itu bagaimana orang Indonesia mengetahui capres yang ada jelas disampaikan ke publik. ARB jelas, Prabowo jelas, Jokowi belum soal apa visi misinya. Pak Jokowi ini masih abu-abu," ujar Ramadhan di sela-sela diskusi SMRC di Hotel Sari Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (4/5).

Menurut Ramadhan, kebijakan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta masih banyak yang belum selesai. Dia mengatakan, Jokowi harus terbuka ke publik soal visi dan misinya, bukan hanya pencitraan gaya populis.

"Jokowi belum jelas. Kalau soal waduk Pluit juga belum jelas. Ini kan masalah HAM loh. Saya harus katakan Pak Jokowi harus banyak bicara ke publik soal strategi dan visi misinya, jadi bukan pencitraan atau gaya populis. Bicara gaya populis, Jokowi enggak ada apa-apanya dibanding Dahlan Iskan. Misal, Dahlan soal mobil listrik dan lain-lain," kata Ramadhan.(rmd/erd/detik/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2