Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Otomotif
Ditlantas Polda Metro Perketat Permohonan Nopol Khusus, Pengamat: Saya Kira Cukup Bagus
2022-01-19 20:55:29
 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Kombes Sambodo Purnomo memberikan keterangan pers didampingi sejumlah pejabat utama Ditlantas Polda Metro.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pihak kepolisian dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai memberlakukan pengetatan terhadap pengurusan baru maupun perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK dengan nomor Polisi (nopol) khusus dan rahasia.

Hal itu diungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/1).

"Ditlantas PMJ mulai Minggu ini telah melakukan pengetatan terhadap permohonan maupun perpanjangan STNK plat nomor khusus dan rahasia, hal tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Kapolri bahwa kendaraan dinas Polri yang ber-STNK nomor polisi rahasia harus mendapatkan rekomendasi dari Propam," kata Sambodo.

"Sedangkan untuk STNK dengan plat nomor khusus dari Kementerian maupun instansi lain diluar dari Polri harus ada surat permohonan dari instansi tersebut minimal yang mengajukan adalah pejabat Eselon 1 berarti setingkat Dirjen sedangkan dari TNI Polri harus diketahui oleh satuan kerja masing-masing dan mendapatkan rekomendasi dari Ditintelkam dan dari Propam serta harus melampirkan STNK yang sah dan BPKB yang berlaku," imbuh dia.

Pada kesempatan itu, eks Direktur Binmas Polda Metro ini juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun kendaraan dengan plat hitam yang menggunakan nopol rahasia maupun khusus di Jakarta yang bebas dari ganjil genap. "Semua sama di muka hukum wajib mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku apabila ada yang melanggar akan dicatat dan tidak akan dilakukan perpanjangan STNK karena masa berlaku STNK tersebut hanya 1 tahun," jelasnya.

Merespons hal tersebut, pengamat masalah transportasi dan hukum, Budiyanto, mengatakan pengetatan itu memberikan banyak dampak positif terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

"Kita kembalikan kepada tujuan Regident, antara lain untuk tertib administrasi, pengendalian dan pengawasan ranmor yang dioperasikan di jalan dan untuk mempermudah penyidikan terhadap pelanggaran dan atau kejahatan," ujar Budiyanto melalui keterangan tertulis kepada pewarta BeritaHUKUM, Rabu (19/1).

Dia pun mendukung sepenuhnya mengenai kebijakan yang dinilainya baik itu. "Prinsipnya dengan ada pengetatan tersebut saya kira cukup bagus sehingga tujuan dari pada Regident dapar tercapai dengan maksimal," tandasnya.(bh/mos)



 
   Berita Terkait > Otomotif
 
  Vespa World Days 2022 Siap Digelar Juni di Bali
  Bamsoet Apresiasi Gelaran Indonesia International Motor Show Hybrid 2022
  Community Gatering Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia di Bali
  Bamsoet Resmikan Rumah Bersama Komunitas Bikers
  Ditlantas Polda Metro Perketat Permohonan Nopol Khusus, Pengamat: Saya Kira Cukup Bagus
 
ads1

  Berita Utama
Kemiskinan Jateng Meningkat, Pengamat: PDIP Harusnya Tegur Ganjar

3 Anak di Jakarta Meninggal karena Hapatitis Akut yang Masih 'Misterius'

HNW Mengajak Bangsa Indonesia Konsisten Menjalankan Konstitusi

Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Vespa World Days 2022 Siap Digelar Juni di Bali

Wakil Ketua MPR investasi Telkomsel ke GOTO berpotensi pidana

Benny Rhamdani Minta Kemnaker Tindak Tegas dan Cabut Izin P3MI Pemalsu Dokumen Penempatan PMI

Pimpinan BAKN Berikan Catatan Publikasi BPS tentang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2022

Rugikan Petani Sawit, Larangan Ekspor CPO Harus Segera Dicabut

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2