Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kekerasan Terhadap Wartawan
GRAM Sesalkan Tindakan Premanisme Terhadap Pekerja Pers
Saturday 05 Jul 2014 22:53:43
 

Ilustrasi. Demo aksi para Jurnalis terhadap Kekerasan terhadap Wartawan.(Foto: Istimewa)
 
ACEH, Berita HUKUM - Masih seputar tindakan kekerasan terhadap kuli tinta, LSM Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM) turut menyesalkan terhadap tindakan Direktur PT. Syakila Group yang main keroyok dan pukul terhadap wartawan yang sedang bertugas.

"Kita sangat menyesalkan tindakan bergaya premanisme itu," kata Direktur LSM GRAM, Muhammad Azhar, kepada BeritaHUKUM.com, Sabtu (5/7) menanggapi terkait insiden pengeroyokan dan pemukulan yang menimpa salah seorang wartawan media online BeritaLima.com, Efendi Nurdin (28) pada Jum'at (4/7) kemarin, di kantor PT. Syakila Group, Keude Alue Puteh, Baktiya, Aceh Utara.

Apalagi, ditambahkan Azhar, si pewarta tersebut sedang bertugas dan bermaksud untuk menagih biaya pemasangan iklan di media itu. "Ini kan sangat ironis, ditagih bukannya bersikap baik malah bersikap arogan
bahkan main kroyok seperti preman. Apalagi di bulan puasa!," sesal Azhar.

Seharusnya, kepada semua pihak dapat menghormati undang-undang yang melindungi para pekerja pers tersebut. Menurutnya, insiden yang terjadi terhadap wartawan kemaren telah mencederai semangat reformasi.

Seperti diberitakan, seorang kuli tinta dari media online BeritaLima.com, Efendi Nurdin (28) babakbelur akibat dikeroyok dan dipukuli di kantor PT. Syakila Group, Keude Alue Puteh, Baktiya, Aceh Utara oleh direktur perusahaan itu dan anakbuahnya, saat menagih biaya pemasangan iklan ucapan selamat atas dilantiknya Komite Pemenangan Partai Aceh (KPPA), yang sudah lama tak dibayar.(bhc/sul).



 
   Berita Terkait > Kekerasan Terhadap Wartawan
 
  Legalisasi 'Law As a Tool of Crime' di Penangkapan Wilson Lalengke
  Ketua Komite I DPD RI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan terhadap Jurnalis di Pringsewu
  AJI Desak Kepolisian Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis Nurhadi
  Jurnalis MerahPutih.com Hilang Saat Meliput Aksi Demo Penolakan UU Omnibus Law
  Penganiayaan, Intimidasi dan Perampasan Alat Kerja Jurnalis Suara.com
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2