JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Ketidak tegasnya sikap Presiden Susilo Bambang Yudhiono (SBY), melawan tindak pidana korupsi yang dilakukan para kadernya. Mendapat sikap keprihatinan oleh puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Arus Bawah Untuk SBY (Gabus).
"Kita dukung Komitmen SBY untuk memerangi korupsi. Namun apa boleh buat SBY lagi-lagi lamban dan tidak tegas dalam berupaya memberantas korupsi,"ujar Korlap Gabus, Solihin seperti yang dikutip dalam pers rilisnya, Jakarta (9/5).
Solihin menambahkan, jangankan menidak orang lain, menindak para kadernya sendiri SBY terlihat segan, sungkan dan malu-malu.
"Dimana kejantanan mu wahai bapak Presiden?," tambahnya.
Lebih lanjut Solihin menjelaskan, bahwa SBY sudah dipecundangi kader-kadernya sendiri. Pasalnya saat fenomena korupsi mewabah dalam tubuh elit partai Demokrat SBY hanya diam saja.
"Dinamika korupsi yang menjangkit sejumlah kader elit partai Demokrat, sudah pasti akan berujung pada kejatuhan SBY selaku presiden sekaligus ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Sebut saja Angie, Nazaruddin dan ketua umum partai Demokrat sendiri, Anas Urbaningrum mereka semua sudah jelas memanipulasi, sudah jelas mereka melakukan Money Laundry namun kenapa SBY seolah ragu-ragu untuk menghukum kader-kadernya yang bermasalah tersebut," jelasnya.(bhc/biz) |