Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Hizbut Tahrir
HTI Langsa Berorasi Tolak Kenaikan BBM
Monday 10 Jun 2013 21:59:38
 

Aksi demo Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Hizbuttahrir Indonesia (HTI) Kota Langsa, Senin (10/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Hizbuttahrir Indonesia (HTI) Kota Langsa, kembali melakukan orasi aksi penolakan terhadap rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Langsa.

Dalam orasinya mereka mengatakan bahwa, kebijakan menaikkan harga BBM itu harus ditolak, karena ini merupakan kebijakan dzalim yang pasti akan menyengsarakan rakyat. Menurutnya, menaikkan harga BBM sesungguhnya tidak lain adalah untuk menyukseskan liberalisasi sektor hilir setelah liberalisasi sektor hulu sempurna dilakukan. Kebijakan seperti ini, jelas akan sangat merugikan dan menyengsarakan rakyat yang notabene adalah pemilik sumberdaya alam itu sendiri.

“Rakyat sudah sangat sengsara dengan tekanan ekonomi yang tak tertahankan oleh puluhan juta rakyat miskin. Dengan kenaikkan harga BBM tersebut rakyat akan semakin tertindas dan mustahil akan meringankan beban rakyat,” ungkap Koordinator aksi, Musri dan Darliansyah.

Selain itu, katanya, yang disampaikan oleh pemerintah bahwa subsidi BBM telah membahayakan APBN, sementara pada saat yang sama pemerintah berfoya-foya tanpa pernah pusing apakah tindakan itu akan membebani dan membahayakan APBN. "Ini merupakan kebohongan besar," lanjut Musri seraya meneriakkan yel-yel.

Di gedung DPRK Langsa, puluhan massa disambut baik oleh anggota DPRK Syahyuzar AKA. Dalam tanggapannya, ia menyatakan bahwa pihaknya mendukung atas penolakan tersebut dan atas nama DPRK Langsa berharap juga harga BBM tidak dinaikkan karena akan sangat berdampak pada rakyat kecil.

"Kami sangat mendukung terhadap aksi penolakan yang dilakukan oleh HTI, dan kami berharap harga BBM juga tidak dinaikkan sampai benar-benar tidak hanya menguntungkan kepentingan sekelompok," pungkasnya.

Selanjutnya, puluhan massa kembali melanjutkan konvoi menuju depan Kantor Pos Langsa dan berorasi sambil membagikan selebaran kepada masyarakat umum. Kemudian aksi berakhir sekitar pukul 12.00 WIB, dan massa membubarkan secara tertib.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > Hizbut Tahrir
 
  Siapa yang Berkontribusi Positif Untuk Negara, HTI Atau Pemerintah?
  HTI: Penetapan Habib Rizieq sebagai Tersangka, Menunjukan Bukti Kriminalisasi Ulama
  Prof Dr Yusril sebagai Koordinator dari 1.000 Advokat Membela HTI
  Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon Tegaskan Pembubaran HTI Tidak Tepat
  Pembubaran HTI Harus Berlandaskan Hukum
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2