Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    

Ibas Akui Belum Kirim Surat Pemecatan Nazaruddin
Thursday 11 Aug 2011 19:05:18
 

Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Foto: Istimewa)
 
JAKARTA-Meski telah memecat secara resmi Muhammad Nazaruddin sejak 25 Mei 2011 lalu, DPP Partai Demokrat hingga kini belum menyerahkan berkas tersebut kepada Sekretrariat Jenderal DPR. Kelengkapan berkas pemecatan itu akan dikirimkan setelah DPR kembali bersidang.

“DPR sedang dalam masa reses. Mungkin segera dikirim setelah DPR bersidang lagi. Surat pemberhentian Nazaruddin sudah ditandatangani Partai Demokrat dan akan segera dikirimkan ke DPR. Pasti secepatnya, kalau bisa (Jumat, 12/8) besok,” kata Sekjen DPR Edhie Baskoro Ibas kepada wartawan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (11/8).

Edhie Baskoro alias Ibas juga menegaskan, Partai Demokrat menginginkan seluruh penegak hukum bisa bertindak transparan dalam menyelidiki kasus Nazaruddin. Pihaknya ingin masalah partainya segera tuntas dengan hadirnya Nazaruddin.

"Kami ingin penegakan hukum, apakah KPK, polisi, kejaksaan, nantinya proses penyelesaian kasus benar-benar transparan, terbuka kepada publik. Kami inginkan persoalan ini selesai agar fitnah-fitnah yang selama ini dikemukakan di depan publik kepada Partai Demokrat bisa segera terselesaikan dan terjawab," ujar putra bungsu Presiden SBY tersebut.

Nazaruddin, lanjut Ibas, bisa segera menjelaskan seluruh masalah di hadapan hukum. Dia pun harus siap menerima konsekuensi atas perbuatan yang dilakukannya tersebut. “Kami tetap memegang komitmen untuk penegakan hokum. Jauh sebelum dia tertangkap, kami sudah minta untuk segera kembali ke Tanah Air menjalankan proses-prosesnya kepada penegak hukum, menjelaskan secara gamblang dan terang benderang," ujar anggota Komisi I DPR.

Proses pemulangan Nazaruddin, jelas dia, diharapkan bisa terlaksana baik dan keselamatan menjadi hal utama selama proses pemulangannya ke Indonesia. "Kami minta proses pemulangan tersangka bisa aman dan tidak terjadi sesuatu dalam perjalanannya, tidak seperti yang diisukan dalam berbagai macam forum dan media," tandas dia.(mic/rob)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2