JAKARTA, Berita HUKUM - Ali Masykur Musa salah seorang kader dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (NU), hadir dan mengikuti tahapan proses seleksi Capres pada Konvensi Partai Demokrat.
Selepas mengikuti test wawancara di lantai II wisma Kodel Jakarta Selatan, kepada para wartawan yang telah menantinya, Ali Masykur Musa mengatakan, bahwa semua partai memiliki cara sendiri untuk menjaring Capresnya.
Dijelaskanya, "dengan cara mengikuti konvensi, ini merupakan tradisi yang sangat bagus, dan menurut pendangan saya ini sebagai pendidikan politik yang sangat bagus," ujar Ali Masykur Musa salah satu tokoh nasional kelahiran Tulungagung, 12 September 1962.
Dengan mengikuti konvensi tidak hanya dengan mobilitasi masa, namun masyarakat diberi kesempatan untuk memilih pemimpin, karena bangsa ini terlalu besar.
Mengapa saya ikut dan saya di undang untuk ikut?
Sebuah sistem negara harus ada Presiden. Buat saya mengikuti proses ini sangat terhormat, dan buat saya pribadi, jangankan jadi Presiden jadi calon Presiden merupakan sebuah kehormatan.
Dr. Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum yang juga saat ini sebagai Anggota BPK RI mengucapkan pengahrgaan terhadap semua partai politik, "penghormatan saya kepada partai demokrat dan jadi bagian saya mengikuti proses ini," ujarnya kembali.
Sementara ditanya mengenai visi dan misinya dalam konvensi Capres, Ali Masykur menjawab?
"Untuk visi dan misi pada tanggal 6 September, maka saya belum akan sampaikan saat ini. Jadi jangan berenang di atas awan, harus berenang di dalam air, karena itu saya akan turun ke kyai-kyai dan santri-santri," pungkasnya.(bhc/put) |