JAKARTA, Berita HUKUM - Isu adanya kudeta untuk menurunkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari kursi Presiden dinilai hanya omong kosong. Isu ini, dikembang hanya agar pemerintahan SBY saat ini mendapat simpati rakyat. Sehingga hal itu bisa mengurangi ramainya berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia belakangan ini.
Hantayudha seorang pengamat politik, ketika ditemui di Cikini, Jakarta mengatakan, sebagai pengamat politik dirinya menilai bahwa isu ini strategi politik pemerintahan SBY. Sebab, Partai Demokrat saat ini terus merosot. Permasalahan-permasalah yang ada misalnya ancaman Anas Urbaningrum terhadap Istana, Century, dll.
"Ada kemungkinan, itu (isu kudeta) merupakan strategi politik, Presiden ketakutan, sebab saat ini ada problem Demokrat, ancaman Anas, century, Presiden galau," kata Hantayudha saat melakukan diskusi "Membaca Isu Kudeta di Ujung Pemerintahan SBY", Jumat (22/3).
Ia menambahkan, isu yang dikembangkan ini untuk membangun citra politik, agar masyarakat bisa simpati terhadap pemerintahan yang sekarang. Ia mengingatkan, isu seperti ini merupakan isu lama yang sering diulang-ulang. "Isu seperti ini isu yang sering diulang. SBY, cari cara yang lebih cerdas dan menarik. Kita akan dukung Presiden, tetaplah bekerja, jangan ketakutan," ujarnya.
"Kita bantu Presiden, kalau ketakutan itu salah, Presiden jangan galau terus," tambahnya.
Isu adanya kudeta pemerintahan ini, sebenarnya yang disuarakan oleh pemerintah. Bahkan, Edhie Baskoro Yudhoyono, putera SBY saat menggelar konferensi pres di DPP Demokrat, Kamis (21/3) kemarin menyinggung isu adanya kudeta yang diprediksi terjadi pada Senin (25/3) mendatang.
Siti Zuhroh, pengamat dari LIPI menyampaikan, orang atau tokoh yang menyebarkan isu ini kemungkinan dari partai atau tokoh yang sudah yakin dirinya tidak bisa bersaing di Pemilu 2014. Untuk itu, melakukan berbagai manuver politik. "Kemungkinan isu ini dikembangkan oleh tokoh atau partai yang sudah tahu akan kalah di 2014," katanya kembali.
Budyatna, pengamat politik dari Universitas Indonesia dengan tegas mengatakan bahwa isu adanya kudeta pemerintahan ini hanya omong kosong. Bagaimana mungkin, katanya, saat ini yang menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) adalah adik ipar SBY yakni Promono Edi Wibowo. "Omong kosong, siapa yang akan bergerak. Sekarang KASAD-nya saja adik ipar SBY," tegasnya.(bhc/din) |