Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pilkada
Ketum PBNU Ajak Pengurus Berjuang Menangkan Sudirman Said-Ida Fauziyah
2018-06-04 20:27:30
 

Tampak Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj bersama Cawagub Jateng Ida Fauziyah (paling kanan) saat peringatan Nuzulul Quran di Kantor PWNU Jawa Tengah, Semarang, Minggu (3/6) malam.(Foto: twitter)
 
SEMARANG, Berita HUKUM - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengajak pengurus NU dan PKB untuk bekerja dan berjuang memenangkan Cagub-cawagub Jawa Tangah Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam Pilgub Jawa Tengah.

"Soal Mbak Ida Fauziyah yang maju dalam pilgub, semua yang hadir di sini harus ja'ala, bekerja, berkeringat," ungkap KH Said Aqil Siroj dalam peringatan Nuzulul Quran di Kantor PWNU Jawa Tengah, Semarang, Minggu (3/6) malam.

Menurut KH Said, jika Ida Fauziyah telah jadi, maka akan berproses dengan sendirinya. "Kalau sudah jadi, monggo ngurusi madin, pesantren," katanya. Dalam kesempatan itu, Said Aqil juga menanyakan berbagai perkembangan pencalonan mantan Ketua Umum Fatayat tersebut.

Sementara itu, Ketua PWNU Jateng Abu Hafsin pun dalam kesempatan itu menyebut acara didatangi tamu spesial. "Tamu spesialnya adalah ibu Ida Fauziyah. Semoga apa yang menjadi keinginannya dikabulkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ida Fauziyah juga mohon doa restu kepada para pengurus dan anggota NU. "Karena masih banyak masyarakat di Jawa Tengah yang menghendaki perubahan," ujarnya.

Ida juga mengaku terkesan bisa berbuka puasa dan mengikuti sejumlah agenda di PWNU Jawa Tengah."Karena biasanya saya di PBNU, karena saya juga bagian dari pengurus. Tahun ini di Jawa Tengah, semoga tahun-tahun selanjutnya juga sama seperti tahun ini," kata Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori mengatakan, acara ini merupakan agenda tahunan."Jadi ini merupakan upaya menjaga tradisi kebersamaan PKB dan NU," terangnya.

Hanya saja menurut Gus Yusuf, agenda tahun ini cukup spesial. Sebab Ketum PBNU hadir langsung dalam acara."Dari PCNU juga hadir. Spesial karena tahun ini ada hajat Pilgub, kemudian tahun depan ada Pileg dan Pilpres," ucapnya.(whb/sindonews/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
  Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
  Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
  Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
  Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2