Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi V
Komisi V: Angka Kematian Dalam Transportasi Harus Ditekan
Monday 18 Mar 2013 09:15:56
 

Anggota Komisi V DPR RI, Rendy Lamadjido.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - DPR meminta pemerintah sebagai regulator dan operator transportasi agar angka kematian dalam transportasi ditekan seminimal mungkin. Jumlah yang menjadi korban sekitar 30.000 sepanjang 2012.

“Jumlah ini hanya di jalan raya saja, belum lagi terjadi pada moda lain selain di darat, dan ini kalau dikalkulasi 3-4orang/jam, ini merupakan jumlah tertinggi Ini adalah jumlah tertinggi di dunia,” kata anggota Komisi V DPR RI Rendy Lamadjido di DPR Jakarta, Minggu (17/3).

Korban tersebut terjadi karena kelalaian manusia. Dari banyak kunjungan anggota DPR ke daerah, yang menjadi korban transportasi terindentifikasi disebabkan traffic management, kurang pemahaman terhadap rekayasa lalulintas, dan belum dijalankan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan lalu lintas.

Seperti kecelakaan Bus di Ciloto yang menelan 17 orang tewas, pada tahun 2009 ditempat yang sama menelan korban 49 orang. Dari laporan yang diterima selalu menyalahkan kurang berfungsinya rem, padahal masalah itu sebenarnya siapa yang mengendalikannya.

Bila diamati dari kejadiannya, bus yang dioperasikan sudah terhapus dari perusahan, namun masih dipergunakan untuk membawa penumpang. Malah plat nomornya warna hitam, jadi bukan untuk membawa penumpang umum. “Demikian pula kecelakaan di jalan Sukabumi-Cianjur, di sana ada turunan sangat tajam, tapi tidak dipasang rambu,” katanya.(dry/ipb/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Komisi V
 
  Public Service Tak Kenal Untung Rugi
  Terjadi Anggaran Ganda dalam Pengadaan dan Pengelolaan BRT NTB
  Komisi V DPR Pihatin Adanya Polemik Angkutan Online
  Bagasi Penumpang Hilang, Akibat Rendahnya Keamanan Dan Pengawasan Bandara
  Komisi V DPR Janji Segera Tuntaskan RUU Arsitek
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2