Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi VIII
Komisi VIII Desak Kemenag Alih Statuskan STAIN dan IAIN Berkualitas
Friday 05 Jul 2013 13:24:25
 

Anggota Komisi VIII, Achmad Rubaei.(Foto: fraksipan.com)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi VIII DPR RI mendesak Kementerian Agama untuk segera mengalih status kan STAIN dan IAIN yang sudah memenuhi standarisasi yang ditetapkan Kemenag.

Hal tersebut menjadi salah satu topik hangat saat Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII dengan Menteri Agama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP &PA), serta Kementerian Sosial, pada Kamis (4/7).

Anggota Komisi VIII, Achmad Rubaei mencontohkan STAIN Pamekasan sejauh ini ia melihat sudah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh Kemenag. Diantaranya adalah luas area kampus yang bertambah. Belum lagi pembenahan sarana dan prasarana pembelajaran kampus STAIN Pamekasan yang menurut penilaian Rubaei, begitu ia biasa disapa, juga sudah mengalami peningkatan.

“Karena kebetulan saya putra asli Pamekasan, saya melihat STAIN Pamekasan sudah memenuhi standarisasi untuk bisa beralih status menjadi IAIN, sehingga tidak ada alasan lagi bagi Kemenag untuk tidak mengabulkannya,”jelas Rubaei.

Ditambahkannya, ia berharap agar Kemenag dapat mengalihstatuskan STAIN Pamekasan menjadi IAIN, serta tentunya STAIN-STAIN lainnya di seluruh Indonesia.

Selain menyikapi tentang pengalih statusan STAIN menjadi IAIN, Politisi dari PAN ini juga meminta Kemenag untuk mendukung penuh rencana Pemda Raja Ampat, Papua Barat yang akan menyelenggarakan Musabaqoh TilawatilQur’an (MTQ) ke-5 Tingkat Provinsi pada 2014 mendatang.

“Raja Ampat, Papua pada 2014 akan menyelenggarakan MTQ, oleh karena itu saya minta agar Kemenag dapat mendukung penuh rencana tersebut, karena hal tersebut baik bagi penyebaran agama Islam di daerah kepulauan tersebut. Salah satu dukungannya, selain pendanaan juga kehadiran tokoh atau pejabat Kemenag Pusat di acara tersebut,”harap Rubaei.(ayu/dpr/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Komisi VIII
 
  Data Kemiskinan di Indonesia Belum Akurat
  Program KUBE Butuh Penasihat Usaha
  Anggota Komisi VIII Tidak Puas Kinerja Kementerian Agama
  Pemerintah Perlu Evaluasi Program Bantuan Masyarakat Miskin
  Komisi VIII Kecewa pada Kementerian PP & PA
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2