Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    

Meja Marmer Istana Pecah Usai Digunakan SBY
Tuesday 10 Jan 2012 22:20:39
 

Meja marmer yang biasa digunakan dalam acara kenegaraan inilah pecah, usai Presiden SBY menandatangani surat pengangkatan Albert Hasibuan sebagai anggota Wantimpres (Foto: Dok Rumgapres)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Meja marmer putih yang biasa gunakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menandatangani surat resmi kenegaraan, tiba-tiba pecah. Properti penting tersebut pecah, usai digunakan menandatangi surat pengangkatan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/1).

Insiden kecil ini, terjadi ketika Presiden SBY dan Wapres Boediono berjalan mengambil posisi di tengah ruangan untuk menyalami Albert. Namun, saat Presiden mulai berjalan dan beberapa staf Istana memindahkan meja marmer tersebut, tiba-tiba terdengar suara praaak…!!! Meja marmer putih yang ketebalannya lebih dari dua sentimeter itu, sudah jatuh dan hancur.

Sejumlah tamu yang berada di ruang tersebut, tersentak kaget. Kejadian ini menarik sempat perhatian mereka. Tak terkecuali dengan Presiden SBY yang sempat menoleh sebentar. Seperti berusaha tak mengalami kejadian apa-apa, SBY meneruskan prosesi pelantikan yang belum selesai itu. Sejumlah staf Istana dan beberapa anggota Paspampres berusaha menutupi tempat kejadian dengan karpet dan langsung membereskan serpihan pecahan marmer yang berserakan.

Atas insiden ini, juru bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha menyatakan, Presiden SBY tidak merasa terganggu dengan kejadian yang tidak terduga itu. Pernyataan ini memang ada benarnya, karena saat peristiwa itu terjadi, acara pokok akan memasuki prosesi akhir, yakni memberikan selamat kepada Albert Hasibuan. “Presiden tidak merasa terganggu dan acara pelantikan berjalan lancar,” tandasnya.

Sebelum peritiwa meja marmer ini pecah, peristiwa aneh di Istana Negara juga sempat terjadi. Sebuah pohon Trembessi yang ditanam Presiden SBY di halaman belakang Istana Merdeka tumbang. Kejadian itu berlangsung pada Kamis (5/1) siang lalu, ketika wilayah Jakarta diguyur hujan deras yang disertai angin cukup kencang. Tak hanya di Istana Negara, puluhan pohon juga tumbang di sebagian wilayah Jakarta yang membuat sejumlah ruas jalan macet hingga malam.(dbs/wmr)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2