Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
G20
Obama Memperingatkan Adanya 'Intimidasi di Asia'
Saturday 15 Nov 2014 18:06:26
 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyakinkan komitmen AS terhadap negara-negara Asia Pasifik.(Foto: @VOA_News)
 
AUSTRALIA, Berita HUKUM - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan keamanan Asia tidak harus dilandasi dengan intimidasi, di mana negara yang lebih besar bisa menggertak negara kecil. Obama mengatakan kepada para pelajar di Universitas Queensland, Brisbane, Australia bahwa keamanan di regional Asia harus didasari oleh hukum internasional dan resolusi damai mengatasi sengketa.

"Kami percaya... bahwa keamanan yang efektif untuk Asia harus didasari bukan pada pengaruh, atau paksaan atau intimidasi, di mana negara-negara besar menggertak kecil," katanya.

Dia memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh sengketa teritorial di Laut Cina Selatan. Hal-hal yang dipandang sebagai ketegasan Beijing telah meningkatkan kekhawatiran di antara negara-negara tetangganya.
Obama mengatakan komitmen AS kepada negara-negara Asia Pasifik "tidak diragukan lagi".

Dia juga menggunakan pidatonya untuk mengumumkan bahwa AS akan menyumbang US$3 miliar dana internasional untuk membantu negara miskin menanggulangi dampak perubahan iklim.

Pidatonya di depan para pelajar merupakan bagian dari kunjungan Obama ke Australia untuk menghadiri forum G20 yang akan berlangsung hingga Minggu (16/11).

Perdana Menteri Australia, Tony Abbot, mengatakan forum ini bisa dimanfaatkan untuk membicarakan penciptaan lapangan kerja, mengidentifikasi kecurangan pajak, dan memperkuat ekonomi global.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

 

ads2

  Berita Terkini
 
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2