Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
PKB
PKB: Masyarakat Butuh Perhatian yang Serius dari Pemerintah
Sunday 30 Jun 2013 20:36:42
 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Aceh Utara, Teuku Idris Puteh.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Utara, Teuku Idris Puteh, menilai Pemerintah Aceh hanya sibuk dengan persoalan-persoalan yang tidak penting untuk rakyat.

"Padahal saat ini masyarakat sangat butuh perhatian yang serius dari pemerintah," tegasnya kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Minggu (30/6).

Karena kita melihat, tambahnya, pemerintah Aceh hanya sibuk mengurusi Qanun No.8/2012 tentang Wali Nangroe dan No. 3/2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh. Sehingga, kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat terabaikan, misalnya seperti pembangunan saluran irigasi, pertanian, perkebunan serta di sektor lainnya.

Menurut dia, masyarakat sebenarnya tidak mengharap yang berlebihan dari pemerintah, yang dibutuhkan mereka hanya maju di bidang ekonomi, sejahtera, aman dan nyaman. "Tidak lebih dari itu!," ungkapnya lagi.

"Sehingga jika semua sektor itu dibangun, maka dengan sendirinya rakyat akan sejahtera," tandas Puteh.

Menanggapi berbagai aksi kriminalitas yang akhir-akhir ini terjadi di Aceh seperti halnya teror politik, pihaknya mengaku sangat khawatir akan terjadi konflik baru yang lebih dahsyat bila tidak segera diambil tindakan oleh penegak hukum. Apalagi di Aceh juga akan melaksanakan pemilu, sehingga perlu pengamanan yang ekstra ketat.

"Kita belajar dengan kejadian-kejadian pemilu tahun lalu," ujarnya lagi.

Ketua PKB berpesan kepada masyarakat dengan terjadinya berbagai macam aksi kriminalitas ini diharapkan tidak mudah terprofokasi dan jangan membangun opini publik yang menyesatkan. "Kita serahkan saja kepada penegak hukum," katanya.

Pun begitu, PKB juga berharap kepada penegak hukum untuk serius memberikan keamanan serta perlindungan hukum yang baik kepada masyarakat agar menjelang dan hari H pelaksanaan Pemilu 2014 nantinya dapat dilaksanakan dengan jujur, adil, demokrasi dan aman dari segala aksi intimidasi dari kelompok apapun.

"Kita berharap pada pemilu nanti aman, dan rakyat dapat memilih pilihannya tanpa ada tekanan dari siapapun," tutupnya.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > PKB
 
  PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
  PKB Umumkan Struktur Pengurus Baru Partai Periode 2019-2024
  DPW PKB DKI Jakarta Dukung Cak Imin Kembali Menjadi Ketum PKB Periode 2019-2024
  Cak Imin Sambangi Ma'ruf Amin, Bahas Soal Kabinet Kerja Jilid II Hingga Milad PKB
  PKB Berharap Efek Ekor Jas dari Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2