Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Jombang
Pedagang Desak DPRD Hentikan Kenaikan Retribusi
Wednesday 25 Jan 2012 19:54:06
 

Ilustrasi para pedagang pasar (Foto: Ist)
 
JOMBANG (BeritaHUKUM.com)- Puluhan pedagang pasar Mojoagung mendatangi kantor DPRD Jombang, Rabu (25/1). Kedatangan mereka tidak lain untuk menuntut DPRD Jombang agar menghentikan kenaikan retribusi yang ada di pasar Mojoagung, sampai ada kesepakatan dengan para pedagang.

Juru Bicara Paguyuban Pedagang Pasar Mojoagung (P3M), Miftah (36) mengatakan, selama ini merasa dipermainkan oleh pengelola pasar. Pasalnya, tidak ada ketransparanan dalam pengelolaan pasar. Selain itu, kenaikan retribusi sejak 1 Januari 2012 lalu, dirasa memberatkan para pedagang.

“Kita berharap Komisi B untuk meminta kepada dinas terkait, agar menghentikan kenaikan retribusi sampai ada kesepakatan dengan para pedagang. Selama ini kami seolah dipermainkan dan dijadikan sapi perah oleh UPTD. Pengelolaan dana serba tidak transparan dalam pengelolaan pasar,” kata Miftah bersama sejumlah perwakilan pedagang, saat berada di ruang Komisi B DPRD Jombang.

Dalam kesempatan itu, perwakilan pedagang Mojoagung ini diterima sejumlah anggota Komisi B. Dalam menanggapi keluhan pedagang ini, Ketua Komisi B Mastur Baidlowi mengatakan, berjanji akan mengupayakan penyelesaian yang dikeluhkan para pedagang di Mojoagung.

“Kami akan upayakan untuk segera menuntaskan masalah ini. Yang jelas komisi B akan berpihak pada para pedagang. Tapi kami akan terlebih dulu menyelidiki dan mengkroscek kebenaranya bersama,” ujar dia.

Dalam waktu dekat, lanjut Baidlowi, komisi B akan memanggil dinas terkait dan para pedagang untuk segera mendiskusikan hal ini, agar ada titik temu. ”Kami akan panggil dinas terkait secepatnya dan para pedagang pasar untuk berdiskusi atau hearing. Paling lambat usai reses cawu I, berkisar pertengahan Bulan Februari,” ujarnya.(sin)



 
   Berita Terkait > Jombang
 
  Indikasi Korupsi di Pusat Tercermin di Daerah
  DPP Demokrat Lecehkan Rekomendasi DPRD Jombang
  Forum Warga Kecam Komersialisasi Ibu Hamil
  DPRD Jombang Kaji Ulang Perda Retribusi Pasar
  Pedagang Desak DPRD Hentikan Kenaikan Retribusi
 
ads1

  Berita Utama
Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2