Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Kerusakan Hutan
Pemda Riau Lanjutkan Operasi Pemadaman Kebakaran Lahan dan Hutan
Thursday 11 Jul 2013 09:42:46
 

Ilustrasi, Kebakaran hutan.(Foto: Ist)
 
RIAU, Berita HUKUM - Seiring dengan berakhirnya status tanggap darurat, maka Pos Komando Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Asap Provinsi Riau juga berakhir hari Rabu (10/7) kemarin. Pemadaman api dan asap di Riau selanjutnya dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.

Penanggulangan bencana asap mengedepankan Pemda kabupaten dan kota. Pemda provinsi akan merapat apabila Pemda kabupaten/kota membutuhkan bantuan. Tetapi tidak tertutup kemungkinan pemerintah pusat kembali memobilisasi sumber daya yang ada untuk membantu penanggulangan bencana di provinsi.

Mengantisipasi hotspot yang mungkin muncul kembali di Riau maupun provinsi lain di Sumatera, BNPB masih menyiagakan 3 helikopter Bolco dan 1 Sikorsky. Satu pesawat Cassa untuk TMC juga masih stand by dan melakukan penaburan garam jika diperlukan.

Pertemuan yang membahas pengakhiran tugas posko satgas telah dilakukan di Lanud Roesman Nurjadin pada hari Rabu (10/7) kemarin. Pemda Provinsi Riau menyampaikan terima kasih atas upaya keras yang dilakukan oleh satuan-satuan tugas dari TNI dan Polri yang dibantu oleh BNPB, Kementerian/lembaga, pihak swasta dan elemen masyarakat.

Operasi penanggulangan bencana asap sangat efektif dan berhasil menurunkan jumlah hotspot dan pollutant standard index (PSI) atau kualitas udara membaik. Pada tanggal 24 juni 2013 tercatat 256 titik api tersebar di Riau dan ini telah memberikan dampak kesehatan terhadap 15.000 lebih masyarakat setempat.

Selama operasi ini berlangsung, 3.000-an titik api berhasil dipadamkan dan satgas penegakkan hukum menetapkan 24 tersangka termasuk 1 korporasi. Satgas udara membutuhkan 600 ribu liter air yang dibantu dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam pemadaman api dan asap.

Sementara itu, pantauan BMKG menyebutkan bahwa hotspot di wilayah Riau nihil dan cuaca sudah normal. Citra satelit NOAA-18 juga tidak mendeteksi adanya hotspot pada hari ini.(bhc/rat)



 
   Berita Terkait > Kerusakan Hutan
 
  MA Vonis PT Merbau Pelalawan Lestari Bayar Denda Rp 16 Triliun atas Perusakan Lingkungan
  Pemerintah: Pemanfaatan Barang Bukti Kayu, Potensi Modus Baru Pembalakan Liar
  IDM Desak Perbup dan Perkab Sorong Dicabut terkait Tata Hutan
  Ribuan Hektar Hutan di Minsel Rusak
  Rehabilitasi Hutan Agar Lestari
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2