Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Teroris Amerika
Pemuda AS Didakwa Kasus Terorisme
Monday 21 Nov 2011 23:54:49
 

ose Pimentel disebutkan sebagai pengagum ulama Anwar al-Awlaki (Foto: Reuters Photo)
 
NEW YORK (BeritaHUKUM.com) – Seorang warga New York, Ameriksa Serikat (AS) ditahan, karena dicurigai merencanakan pemboman sejumlah sasaran termasuk tentara AS, mobil-mobil polisi, dan kantor pos. Pria bernama Jose Pimentel (27) ini dikenakan dakwaan terorisme.

Pimentel diduga pula merencanakan mencari sasaran pasukan AS yang baru kembali dari luar negeri. “Dia mendapat inspirasi dari al-Qaida,” kata Wali Kota New York, Michael Bloomberg dalam jumpa pers, seperti dilansir BBC, Senin (21/11).

Bloomberg mengadakan jumpa pers bersama kepala polisi New York, Raymond Kelly, dan Jaksa Cyrus Vance. Menurutnya, Pimentel diduga mendapat instruksi cara membuat bom pipa dari majalah al-Qaida, Inspirasi, yang diterbitkan ulama Anwar al-Awlaki yang ditembak mati dalam serangan pesawat pengintai Amerika di Yaman, September lalu.

Dalam jumpa pers itu, para pejabat menayangkan video mobil yang dibom dengan alat peledak duplikat yang dibuat polisi dengan bahan yang digunakan Pimentel. Warga AS yang kelahiran Dominika ini, ditangkap di apartemennya di kawasan Manhattan New York saat tengah membuat bom.

Salah satu artikel dalam majalah Inspirasi itu berjudul ‘Bagaimana membuat bom di dapur ibumu’. Pimentel juga membicarakan tentang rencana membunuh tentara AS yang kembali dari Irak dan Afghanistan."

“Pimentel juga membicarakan tentang rencana mengubah namanya menjadi Osama Hussein untuk mengenang pahlawannya Osama bin Laden dan Saddam Hussein. Tapi dia bukan bagian dari komplotan yang lebih besar," kata kepala polisi New York, Raymond Kelly.

Pimentel telah diawasi sejak Mei 2009 dan dia dikenakan tiga dakwaan terkait terorisme dan dua dakwaan lain. Sedangkan berdasarkan dakwaan pengadilan, Pimentel menyatakan bahwa dirinya hanya memerlukan satu jam lagi untuk menyelesaikan bom pipa.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait > Teroris Amerika
 
  Pemuda AS Didakwa Kasus Terorisme
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2