Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Migas
Penemuan Cadangan Migas Menguat Akhir 2012
Tuesday 01 Jan 2013 09:54:58
 

Ilustrasi, Proyek Minyak dan Gas.(Foto: Ist).
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pertamina EP yakin penemuan cadangan minyak dan gas bumi (migas) di penghujung tahun 2012 semakin menguat. Hal itu terlihat dari keberhasilan penerapan konsep Oil Pool Enlargement pada sumur eksplorasi Tapah-1 di Sangatta, Kalimantan Timur.

“Cadangan migas tersebut tengah menghasilkan minyak dan menembus angka 1.000 barel minyak per hari (BOPD),” kata Manager Humas Pertamina EP Agus Amperianto dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (31/12).

Agus menekankan hasil uji kandungan lapisan ke-6 (DST-6) dari lapisan batupasir formasi lower Balikpapan pada kedalaman 1.551-1.554 m didapatkan laju alir minyak sebesar 1.017 BOPD, dan laju alir gas 1 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Keberhasilan pembuktian cadangan minyak di kompartemen sebelah timur lapangan Sangatta ini, diharapkan menjadi momen kebangkitan untuk peningkatan produksi di lapangan Sangatta.

Pada awal 2012, menurut dia, telah ditemukan cadangan minyak di area Sangatta dari sumur eksplorasi Salmon Biru-1 yang terletak 2 km disebelah barat Lapangan Sangatta, hasil dari DST-3 didapat minyak total 50 barel dan laju alir gas 0.08 MMSCFD.

“Kegiatan eksplorasi Salmon Biru menerapkan konsep eksplorasi baru pada batupasir formasi Pulubalang yang terbukti menghasilkan hidrokarbon di Lapangan Sangatta,” tuturnya.

Lapangan Sangatta adalah lapangan tua peninggalan Belanda yang dikembangkan oleh Pertamina sejak tahun 1974, dan masih berproduksi hingga saat ini. Di masa yang akan datang kebangkitan Lapangan Sangatta menjadi harapan baru bagi Pertamina EP, terlebih setelah penemuan hidrokarbon di Lapangan Sangatta pada akhir 2012 ini.

Kegiatan eksplorasi yang dilakukan tahun 2012 tidak hanya pemboran tetapi juga Survei Seismik 2D West Sangatta (41 Km), 2D North Sangatta (52 km), dan 3D Sturisoma (157 km2) yang nantinya diharapkan dapat menelurkan prospek-prospek siap bor yang dapat dieksekusi dalam 2 tahun ke depan.(rm/ipb/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Migas
 
  Komisi VII Dorong Pemerintah Transparan dan Adil dalam Kelola Migas
  Pemerintah Jangan Anggap Enteng Hengkangnya Investor Migas
  Tata Kelola Migas Harus Ditata Ulang
  Pemerintah Umumkan Hasil Lelang Wilayah Kerja Migas 2013
  Erie Soedarmo: Soal Migas Perlu Dibentuk BUMN Khusus
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2