Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Anak
Peran Ayah Sangat Penting dalam Tumbuh Kembang Anak
Friday 20 Mar 2015 01:47:42
 

Zwitsal Kampanyekan `Suamiku, Ayah Luar Biasa` di DoubleTree Cikini, Jakarta pada, Kamis (19/3).(Foto: BH/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagai ayah, jangan remehkan peran Anda dalam hal tumbuh kembang anak. Menurut dokter Anne Gracia, praktisi Neurosains Terapan, keterlibatan ayah dalam hal merawat bayi sejak masa kelahiran adalah sesuatu yang sangat penting.

Ditemui dalam acara Zwitsal `Suamiku, Ayah Luar Biasa`yang diselenggarakan di DoubleTree Cikini, Jakarta pada, Kamis (19/3), Anne katakan melibatkan sosok ayah dalam proses tumbuh kembang anak, penting dilakukan. "Kalau bisa dilakukan sedini mungkin," ujar Anne.

Lalu seperti apa contoh keterlibatan sang ayah? Ia terangkan bisa dimulai dengan hal-hal kecil, seperti memandikan bayi, memakaikan baju, atau melakukan pijatan pada tubuh. “Ini bisa menjadi cara ampuh, untuk memberi pengenalan akan sosok ayah dalam masa pertama hidupnya," ucapnya.

Kedekatan ayah dengan bayi yang dimulai sejak bayi berusia 0 tahun, bisa mempengaruhi proses tumbuh kembang anak secara fisik maupun psikologis. Adanya keseimbangan antara sosok ayah dan ibu dalam perawatan bayi, akan membuat pertumbuhannya lebih seimbang dan optimal.

Yang tak kalah penting, jangan memakai alasan 'takut salah' dan 'tidak sempat', apalagi 'capek' dalam mengurus si kecil. Sempatkan waktu, minimal untuk memandikan anak sebelum berangkat ke kantor. Agar si kecil tak melupakan sosok ayahnya.

Mengurus anak selalu identik dengan pekerjaan perempuan. Padahal faktanya, keterlibatan seorang ayah dalam perkembangan anaknya juga tak kalah penting. Apalagi pada masa awal kelahiran, sampai menginjak umur empat tahun.

Menutup penjelasannya, Anne mengatakan peran ayah dan ibu dalam mengurus anak harus sejajar. Tidak ada yang lebih penting, karena merawat anak, seharusnya menjadi tugas bersama, yang dilakukan orangtua, untuk memastikan optimalnya tumbuh kembang sang buah hati.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > Anak
 
  Anak dengan Obesitas Rentan Alami Komplikasi
  Bocah Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Tangsel Siap Diasuh Kapolda Metro Irjen Fadil Imran
  Program Anak Asuh OAP Polda Jateng Diapresiasi Tokoh Masyarakat Papua
  Berhasil Ungkap Praktik Aborsi, Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan kepada Jajaran Ditreskrimsus PMJ
  Polisi Tangkap 6 Pelaku Kasus Ekploitasi dan Perdagangan Anak Dibawah Umur
 
ads1

  Berita Utama
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

Istana Dukung Kejagung Bersih-bersih di Pertamina: Akan Ada Kekagetan

Megawati Soekarnoputri: Kepala Daerah dari PDI Perjuangan Tunda Dulu Retreat di Magelang

 

ads2

  Berita Terkini
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan

Kasus Korupsi PT BKS, Kejati Kaltim Sita Rp2,5 Milyar dari Tersangka SR

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

10 Ribu Buruh Sritex Kena PHK, Mintarsih Ungkap Mental Masyarakat Terguncang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2