Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Puting Beliung
Perkembangan Berita Bencana Puting Beliung Cianjur dan Tinggi Muka Air Ciliwung
Sunday 23 Dec 2012 00:24:33
 

Ilustrasi, Kondisi depan sarinah jam 17.55 banjir (Foto: twitpic.com)
 
CIANJUR, Berita HUKUM - Tercatat puting beliung merupakan jenis bencana yang paling banyak di Indonesia. Perkembangan berita pasca bencana angin puting beliung, pada Jumat (21/12), pukul 18:00 WIB di Kampung Panembong Silumping RT 01 RW 02, Desa Mekar Sari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat tercatat tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, kerugian materiil mencakup 8 unit rumah rusak berat, dan 7 rusak ringan. Upaya yang telah dilakukan hingga kini antara lain BPBD Kabupaten Cianjur terus berkoordinasi dengan SKPD terkait dan masyarakat untuk melakukan kerja bakti di lokasi bencana. BPBD Kabupaten juga terus melakukan pendataan. Diinformasikan bahwa para warga bergotong royong memperbaiki kembali rumah-rumah yang rusak sedang maupun berat. BPBD kabupaten tetap meminta warga Cianjur untuk waspada terhadap bencana serupa.

Sementara itu, terkait dengan Tinggi Muka Air (TMA) di beberapa titik pada 19:00 WIB, antara lain Katulampa 120 (Siaga III), Depok 110 (Siaga IV atau normal), dan Manggarai 750 (Siaga III).

Lokasi Kampung Melayu, Bintaro, Ulujami, dan Kedoya belum ada rumah yang terendam. Tim Reaksi Cepat BNPB dalam posisi stand by untuk melakukan respon pada daerah banjir. Logistik dan peralatan telah disiapkan. BPBD Provinsi DKI Jakarta dan lurah setempat sudah meminta warga agar waspada terhadap banjir kiriman dari Bogor. Hujan gerimis masih merata di seluruh Bogor dan Depok.

Sementara, tercatat lebih dari 259 kejadian puting beliung atau 36 persen dari total 729 kejadian bencana yang ada di Indonesia sepanjang tahun 2012. Dengan rincian, 36 orang meninggal, 27.254 orang mengungsi, 3.885 rumah rusak berat, 1.968 rumah rusak sedang, dan 12.737 rumah rusak ringan. Dan dipastikan jumlah ini akan bertambah hingga akhir tahun 2012. Sebab, masih banyak data di berbagai institusi dan BPBD yang belum dilaporkan ke BNPB.(dbs/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Puting Beliung
 
  Waspadai Ancaman Puting Beliung Hingga April Mendatang
  Puting Beliung Kembali Terjang Karawang
  Angin Puting Beliung Kini Terjang Lumajang
  Bencana Puting Beliung Landa Gorontalo
  Waspada! Angin Kencang Telah Melanda Beberapa Daerah di DIY
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2