Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    

Perut Pangeran yang Malah Membuncit
Thursday 18 Aug 2011 22:55:32
 

Kate Middleton dan Pangeran William (Foto: Istimewa)
 
Usai menikahi, bukan perut sang istri Kate Middlteton yang membuncit alias hjamil. Justru, perut buncit malah terjadi pada Pangeran William. Akibat perutnya itu, William dikerjain adiknya, Pangeran Harry dengan menjulukinya sebagai teletubby, tokoh boneka anak-anak yang berperut buncit.

Pengeran Harry, seperti lansir Metro TV, tampaknya mengamati perubahan yang terjadi pada Sang Kakak setelah menikahi Kate Middleton. William lebih sehat dan menggemuk. "William sangat bahagia sebagai seorang suami dan sepertinya sangat menikmati makanan (yang disajikan istrinya). Beratnya bertambah beberapa pon dan terlihat sangat sehat," ujar seorang sumber pada The Sun.

Namun, perubahan itu menjadi bahan usilan Harry. Ia bahkan menjuluki pewaris tahta ketiga itu dengan sebutan teletubby. "William sepertinya tak beruntung, dengan Harry yang usil dan punya alasan untuk mengusilinya. Harry segera memanggil William dengan Teletubby. Harry juga selalu menggoda William dan bertanya siapa yang memakan semua pie-nya. Sudah biasa kalau Harry mengolok-olok kakaknya," pungkas sang sumber. (mic/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2