Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kekerasan Terhadap Wartawan
Polda Metro Jaya Diminta Segera Ambil Alih Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan Online
Sunday 17 Nov 2013 16:05:17
 

Wartawan H. Putra Darus (33Th) di Keroyok Gerombolan OTK didepan kantornya.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - DPP Pusat Laskar Anti Korupsi Pejuang 45, (LAKI P45) mengecam keras tindakan penyerangan terhadap wartawan BeritaHUKUM.com H. Putra Darus (33Th) di depan kantornya, Minggu (10/11) malam lalu, yang mengakibatkan korban mengalami luka di kepala dan kehilangan Hp BlackBerry miliknya.

Menurut Presiden LAKI P45, Habib Muchsin Ahmad Alatas, apa pun bentuk penyerangan dan tidakan kekerasan tidak bisa dibiarkan, dalam hal ini Polri harus dapat bertindak cepat dan mengungkap kepada publik apa motif dari para pelaku.

"Jika Kapolsek Metro Cilandak tidak sanggup untuk mengungkap dan menangkap pelaku penyerangan wartawan, segera limpahkan berkas penyidikan perkara laporan korban ke Polda Metro Jaya segera mengambil alih kasus tersebut," ujar Habib Muchsin Ahmad Alatas, Minggu (17/11) di Jakarta.

Senada dengan itu, Sekjend LAKI P45 yakni M. Hasbi Ibrahim, juga meminta keseriusan aparat hukum dalam hal ini, Aparat Kepolisian untuk segera menangkap para pelaku penyerangan wartawan online.

"H. Putra Darus selain ngepost di KPK dan Pengadilan Tipikor dan memberitakan kasus-kasus korupsi, dia juga aktif dan bergabung di LAKI P45, Darus menjabat sebagai Wasekjen LAKI P45, jadi Polri juga benar-benar profesional dalam penanganan kasus ini," ujar Hasbi, di Kantor DPP Laki P45 Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (17/11).

Sedangkan, wartawan senior Jakarta Glen Jhos menyatakan, bahwa penyidikan Kepolisian untuk segera dapat mengungkap kasus kekerasan terhadap wartawan Online, sejauh ini, Polsek Cilandak belum mampu menangani perkara ini, terbukti hanya mampu meminta korban untuk banyak-banyak berdoa.

"Kami minta Polda dan jajaranya untuk lebih aktif lagi dalam mengungkap kasus kekerasan terhadap wartawan BeritaHUKUM.com, khususnya di fungsi humas kepolisian, sangat respon terhadap kasus-kasus kekerasan artis dan pengusaha. Sementara untuk nasib kekerasan terhadap wartawan kinerja polisi sangat lamban," ujar Glen Jhos, Wakil Ketua DPP Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) di Jakarta.(bhc/ink)



 
   Berita Terkait > Kekerasan Terhadap Wartawan
 
  Legalisasi 'Law As a Tool of Crime' di Penangkapan Wilson Lalengke
  Ketua Komite I DPD RI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan terhadap Jurnalis di Pringsewu
  AJI Desak Kepolisian Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis Nurhadi
  Jurnalis MerahPutih.com Hilang Saat Meliput Aksi Demo Penolakan UU Omnibus Law
  Penganiayaan, Intimidasi dan Perampasan Alat Kerja Jurnalis Suara.com
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2