Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI-Polri
Polri dan TNI Gelar Rakor Awal Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2021
2021-05-12 03:16:52
 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, dan Pangkoopsau I Marsda TNI Tedi Rizalihadi saat memberikan keterangan kepada wartawan.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polri dan TNI menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan arus balik lebaran 2021, bertempat di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/5).

Rakor tersebut dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, dan Pangkoopsau I Marsda TNI Tedi Rizalihadi. Dan turut diikuti pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Koarmada I dan Koopsau I.

"Kami, Kapolda kemudian Pangdam Jaya, Pangkoarmada I, Pangkoops I, jajaran TNI-Polri melaksanakan rakor awal untuk antisipasi arus balik," ujar Fadil kepada wartawan usai rakor.

Fadil mengatakan, berdasarkan evaluasi, jumlah pemudik sejak 6 Mei 2021 diperkirakan ada sekitar 1,2 juta orang yang melakukan mobilitas keluar dan masuk Jakarta selama arus mudik dan arus balik 2021, sehingga harus dilakukan antisipasi pencegahan penularan Covid-19.

"Kami akan laksanakan strategi swab berlapis mulai dari start kita akan berkoordinasi dengan Polda dan Kodam di wilayah yang jadi titik awal banyaknya pemudik seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujarnya.

Selain itu, lanjut Fadil, pemudik yang akan kembali Jakarta juga harus memiliki surat keterangan tes usap (swab) antigen atau PCR yang menyatakan bebas Covid-19.

"Jika tidak mempunyai surat tersebut maka pos penyekatan atau penjagaan TNI-Polri akan melakukan swab antigen di titik penyekatan dan 'check point' yang ada," tukas Fadil.

Ia juga menyatakan, bahwa upaya memutus mata rantai penyebaran serta penularan virus Covid-19 merupakan tekad bersama demi keselamatan masyarakat.

"Kami merasa TNI-Polri harus di depan untuk mendukung kebijakan pemerintah agar pandemi Covid-19 bisa kita kendalikan dan minimalisir dampaknya," cetusnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, jajaran Kodam Jaya akan melakukan penelusuran (tracing) dan pendataan kepada para pendatang untuk memastikan tidak ada yang pendatang yang positif Covid-19.

"Berbagai kegiatan 'tracing' juga akan kita lakukan kepada para pendatang yang nanti akan kita cek, jangan sampai nanti justru yang positif mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang nantinya terjadi klaster," kata Dudung.

Dudung juga menyampaikan bahwa pihak TNI sudah mempersiapkan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran maupun Pademangan jika terjadi lonjakan angka Covid-19 di Ibu Kota.

"Saya sebagai Pangkogap I wilayah Jakarta yang membawahi Wisma Atlet RSDC (Rumah Sakit Darurat Covid-19), saat ini saya informasikan kondisinya yang terpakai di Tower (wisma atlet) 4,5 dan 6 hanya 20,20 persen. Sehingga kalau misalnya terjadi adanya lonjakan, kami sudah siap," ungkapnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > TNI-Polri
 
  TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta: Malam Takbiran Dirumah Saja, Tidak Boleh Berkerumun
  Polri dan TNI Gelar Rakor Awal Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2021
  Kadiv Propam Polri Sambangi Danpuspom TNI AD, Bahas Sinergitas dalam Penegakan Disiplin Anggota
  TNI-Polri Evakuasi 8.000 Warga Korban Tanggul Jebol Citarum ke 16 Titik Pengungsian
  Sinergitas TNI-Polri Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19
 
ads1

  Berita Utama
Ungkap 1,129 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah, Kapolri Apresiasi Jajaran Polda Metro

PPN Pendidikan Tidak Sejiwa dengan Konstitusi Pancasila

Pajak Sembako Merupakan Pengkhianatan Kepada Rakyat

Watua MPR Tidak Setuju Dana Haji untuk Pembangunan Infrastruktur

 

ads2

  Berita Terkini
 
Disebut Tidak Bisa Jawab, Nurul Ghufron: Komnas HAM Perlu Belajar Banyak

Tembus 4.000 Kasus Positif Sehari, Pemprov DKI Ingatkan Warga Tak Sepelekan COVID-19

Praktik Pinjaman Online Tanpa Izin Berhasil Dibongkar, Polisi: 5 Pelaku Diamankan 2 DPO

Imbas Pandemi, Pemerintah Diminta Revisi Perpres Bebas Visa

PPN Sembako, Jasa Pendidikan, Kesehatan, Hingga Pencabutan Subsidi Listrik, Wakil Ketua MPR: Kebijakan Ini Tidak Berpihak Rakyat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2