Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Presiden PKS Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin yang Tepat
Wednesday 09 Jul 2014 00:22:14
 

Ilustrasi. Massa PKS saat menggelar kampanye di Gelora Bung Karno Jakarta.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta tampil sebagai narasumber acara Apa Kabar Indonesia (AKI) Pagi yang disiarkan secara langsung oleh TV One pada Sabtu (5/7). Dalam kesempatan ini, Anis mengajak masyarakat memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin Indonesia saat ini.

“Kita harus belajar menjadi bangsa yang dewasa. Berkompetisi dengan cara yang sehat dan damai. Semua capres-cawapres itu putra terbaik bangsa. Tapi pada 9 juli nanti, kita datang ke TPS memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin Indonesia saat ini,” katanya.

Menurut Anis, Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin pada skala negara. Dan Prabowo merupakan pemimpin pada skala negara. Hal ini misalnya terlihat saat debat capres-cawapres yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Melihat debat capres-cawapres, Pak Prabowo selalu menggunakan kata ‘negara’, sedangkan kandidat yang lain menggunakan kata ‘kota’.

Pilihan kosakata menunjukkan skala berpikir seseorang. Dan itu menunjukkan tempat di mana seharusnya orang itu berada.

“Pilihan kosakata seseorang sangat menentukan dalam debat capres-cawapres. Pikiran di balik pikiran akan keluar dengan sendirinya. Kalau Anda bicara tentang skala negara, itulah yang Anda pikirkan. Kalau Anda bicara dalam skala kota, itulah skala Anda. Dan saat ini kita sedang mencari pemimpin dalam skala negara,” pungkas Anis, yang dilansir dari situs anismatta.net.

PKS sendiri saat ini mendukung pasangan nomor urut 1 di pilpres 9 Juli nanti, yaitu pasangan Prabowo-Hatta. Relawan dan kader partai berlogo bulan sabit kembar itu terus bekerja keras turun ke masyarakat dan aktif di sosial media untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta yang mengusung jargon “Indonesia Bangkit!” .(DLS/am/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2