Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Steven Seagal
Steven Seagal Menyanyi di Krimea
Tuesday 12 Aug 2014 18:05:00
 

Acara di Sevastopol diorganisir kelompok nasionalis Rusia bernama Serigala Alam.(Foto: twitter)
 
KRIMEA, Berita HUKUM - Aktor dan pemusik Hollywood Steven Seagal mengadakan konser di Krimea dengan panggung dihiasi bendera kelompok separatis pendukung Rusia di Ukraina. Seagal dan kelompok musik blues-nya pentas di pertunjukan pengendara motor di kota Sevastopol, di mana Armada Laut Hitam Rusia bermarkas.

Para penggemarnya mengibarkan bendera Rusia saat Seagal menyanyi dan memetik gitar.
Amerika Serikat dan Uni Eropa menerapkan sanksi terhadap Rusia karena pendudukan Krimea bulan Maret.

Rusia juga dituduh memberikan senjata dan dukungan kepada pemberontak di Ukraina timur.
Seagal mengatakan dia mengunjungi Krimea karena musik menyatukan orang, lapor kantor berita Rusia RIA-Novosti.

Bendera hitam, biru dan merah Republik Rakyat Donetsk (DNR) berkibar di sudut panggung.
Pandangan mendukung Rusia Seagal membuatnya dicabut dari daftar pemusik festival musik blues Estonia musim panas ini.

Acara di Sevastopol ini diorganisir kelompok sepeda motor nasionalis Rusia bernama Serigala Alam.
Bintang laga Seagal pernah bermain dalam film Under Siege dan Flight of Fury, di samping membintangi acara TV realita, Steven Seagal: Lawman.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2