Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Bank Indonesia
Survei BI: Masyarakat Optimistis 6 Bulan Mendatang Kondisi Ekonomi Makin Baik
Thursday 05 Dec 2013 13:38:27
 

Gedung Bank Indonesia.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada November 2013 diperkirakan mengalami akselerasi, atau semakin menguat dibanding bulan sebelumnya. Survei yang dilaksanakan Bank Indonesia (BI) terhadap 4.600 rumah tangga responden Oktober lalu menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) naik 4,8 poin menjadi 114,3, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang hanya naik 2,4 poin.

Menurut hasil survey yang dipublikasikan BI pada Rabu (4/12) itu, peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen didorong oleh meningkatnya optimism consume terhadap kondisi ekonomi pada 6 bulan mendatang, baik dari sisi penghasilan, ketersediaan lapangan pekerjaan dan kegiatan.

“Kenaikan IKK terjadi di 10 kota yang disurvei dengan peningkatan terbesar terjadi di Semarang (29,1) poin. Adapun kelompok responden dengan tingkat pengeluaran Rp 4-5 juta/bulan mengalami peningkatan IKK terbesar dibandingkan kelompok lainnya,” tulis BI dalam siaran persnya.

Persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi pada November 2013 membaik dibandingkan bulan sebelumnya, juga tercermin dari kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) sebesar 1,9 poin menjadi 107,2 poin, membaiknya indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 3,4 poin menjadi 90,2, dan meningkatnya indeks pembelian barang tahan lama sebesar 2,6 poin menjadi 105,6.

“Dari 18 kota yang disurvei, sebanyak 10 kota mengalami IKE, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Semarang (10,9 poin) dan Ambon (9,6 poin),” tulis BI. Sementara berdasarkan kelompok responden, kenaikan IKE tertinggi terjadi pada kelompok responden yang memiliki tingkat pengeluaran Rp 4-5 juta/bulan.

Mengenai optimism konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan mendatang, survey yang dirilis BI menunjukkan, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) November 2013 meningkat 7,7 poin menjadi 121,4 atau lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan IEK bulan sebelumnya sebanyak 5,2 poin.

Dari sisi kompenen pendukung kenaikan IEK, kenaikan tertinggi terjadi pada indeks ekpektasi kegiatan usaha sebesar 15,5 poin menjadi 123,1, kemudian indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 5,2 poin menjadi 101,2, dan indeks penghasilan sebesar 2,3 poin menjadi 139,9.

“Banyaknya perbaikan infrastruktur yang dilakukan pemerintah dan juga perkiraan terkendalinya inflasi ke depan, menjadi pendorong utama menguatnya optimisme responden terhadap kegiatan usaha 6 bulan mendatang,” tulis BI.

Menurut survei ini, peningkatan Indeks Ekspektasi Konsumen terjadi di 11 kota, dengan peningkatan terbesar di Semarang (47,3 poin), dan pada kelompok responden dengan tingkat penghasilan antara Rp 2-3 juta/bulan.



 
   Berita Terkait > Bank Indonesia
 
  Jangan Sampai Demi Jaga Pertumbuhan, Independensi BI Jadi Bias
  Data Bank Indonesia Diretas Hacker, Apa yang Diincar?
  Paripurna DPR Resmi Tunjuk Doni Primanto Jadi DG BI
  Rizal Ramli Acungkan Dua Jempol Untuk Gubernur BI Yang Menolak Cetak Uang Rp 600 Triliun
  Paripurna DPR Setujui Erwin Riyanto Jadi Deputi Gubernur BI
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2