Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pilkada
Survei dan Simulasi, LSPI: Pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah Unggul 54,22 Persen
2018-06-21 12:15:43
 

 
MEDAN, Berita HUKUM - Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) melakukan survei dengan langsung melakukan simulasi pencoblosan surat suara dua pasangan calon Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) 2018.

Dari survei yang dilaksanakan dari tanggal 7 sampai dengan tanggal 11 Juni, pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah unggul atas lawannya Djarot Syaiful Hidayat dan Sihar P.H Sitorus. "Sebanyak 54,22 persen responden lebih memilih Edy-Musa dan 40,13 persen responden memilih Djarot-Sihar," ujar Manajer Riset LSPI Muhammad Ridwan, Kamis (21/6).

Survei ini dilakukan dengan cara simulasi melalui kertas suara dan responden diminta untuk memilih salah satu dari dua pasangan tersebut, dengan mengajukan pertanyaan seandainya pemilihan gubernur Provinsi Sumatera Utara dilaksanakan hari ini, dan seandainya surat suara yang dipakai adalah seperti kertas simulasi yang diberikan.

Ridwan mengatakan ada sekitar 5,65 persen responden yang tidak mencoblos salah satu dari dua pasangan calon. Mereka mengembalikan kertas simulasi suara dan sama sekali tidak memberi tanda apapun di kertas itu. Ridwan menyatakan seandainya 5,65 persen yang tidak menandai kertas simulasi itu nantinya utuh memilih pasangan Djarot - Sihar, posisi kemenangan tetap diraih Edy - Musa. Ridwan menilai undecided voters menjadi kecil karena survei dilakukan dengan simulasi dan hanya wawancara dengan sesedikit mungkin pertanyaan.

Survei LSPI digelar dengan jumlah responden 800 yang berasal dari 33 kawasan di Sumatera Utara. Tingkat kesalahan survei atau Margin of error sebesar 3,46 persen dengan tingkat kebebasan 95 persen.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia di Provinsi Sumatera Utara, dan sudah memiliki hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan. Metode survei multistage random sampling.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
  Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
  Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
  Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
  Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2