Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Isu Kudeta
Tafsir Rezeki dari Mimpi Kudeta SBY
Monday 25 Mar 2013 17:13:18
 

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Isu kudeta jadi sangat serius karena diungkap langsung oleh SBY saat lawatan ke luar negeri dan diulang tersirat hingga 7 kali dalam rentang tidak sampai 1 bulan.

Apa benar 25 Maret terjadi Kudeta? Apa ada latihan bersenjata? Apa ada propaganda ilegal yang masif dalam jumlah besar untuk pengkondisian? Apa ada barak-barak dibangun? Apa ada serangan-serangan bersenjata sebagai open War? Apa ada aliran uang dalam jumlah besar untuk beli senjata api, peluru, granat, ransum dll? Jika hal-hal itu tidak ada, maka bisa dipastikan Kudeta itu hanya imajinasi SBY.

Jika itu adalah Imajinasi SBY, maka yang menarik adalah kenapa SBY memiliki Imajinasi itu? Ada dua kemungkinan. Pertama ada ketakutan luar biasa dalam diri SBY yang membuat dia tiap hari bermimpi, berhalusinasi, berimajinasi seolah ada "hantu" yang mengejarnya. Kalau hal ini jadi penyebab, maka yang bisa memberi solusi hanyalah Psikiater.

Kemungkinan kedua SBY berimajinasi karena suplai laporan terus menerus pagi siang malam yang isinya melulu tentang rencana Kudeta. Laporan yang membuat SBY percaya tentu bukan dari SMS atau cleaning service, tapi laporan dari orang-orang kepercayaan SBY yang punya akses kuat dan langsung pada SBY.

Siapa kira-kira yang bisa membuat SBY percaya terhadap laporan itu? Kemungkinan pertama adalah para penasehat SBY. Kemungkinan ke dua para staff khusus SBY. Ke tiga adalah menteri terkait seperti Menhan dan Menkopolhukham. Ke empat adalah Instansi terkait, BIN, Kapolri, BAKIN, Panglima TNI.

Jika 25 maret tidak ada gerakan yang dapat dikategorikan Kudeta, maka SBY harus segera periksa apa motif laporan itu. Apakah motifnya cari rezeki diakhir jabatan SBY karena konon anggaran bencana Kudeta lebih besar dari anggaran bencana alam dan Bailout Century.

Baiknya SBY memberi Sanksi tegas pada para pelapor yang sukses "mengkudeta" citra SBY dan permalukan SBY sebagai alumnus West Point, Presiden serta Panglima Tertinggi angkatan bersejata dihadapan Rakyat dan internasional.

Adian Napitupulu
Sekjen PENA 98.(rls/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Isu Kudeta
 
  Hanya Bagi Sembako, MKRI: Istana Lebay Hadapi Isu Kudeta
  Tafsir Rezeki dari Mimpi Kudeta SBY
  Adnan Buyung: Percepat Pemilu Untuk Ganti Pemerintahan
  Isu Kudeta SBY Hanya Omong Kosong
  Demokrat Tidak Yakin Demo BBM Berujung Kudeta
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2