Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Televisi
Tayangan Tawuran Pelajar: KPI Pusat Imbau Semua TV Ikuti Ketentuan
Sunday 30 Sep 2012 12:10:47
 

Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengimbau lembaga penyiaran khususnya 11 stasiun televisi yang bersiaran secara nasional untuk memperhatikan ketentuan yang berlaku terkait maraknya penayangan adegan tawuran pelajar. KPI Pusat menemukan adegan sejumlah stasiun televisi yang tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak yang diatur dalam P3SPS KPI tahun 2012.

Demikian ditegaskan dalam surat imbauan KPI Pusat tertuju 11 Dirut stasiun televisi (TVRI, RCTI, SCTV, Cipta TPI, ANTV, Global TV, Trans TV, Trans7, Metro TV, TV One, dan Indosiar), Jumat, 28 September 2012.

Dalam surat imbauan yang ditandatangani Ketua KPI Pusat, Mochamad Riyanto, dijelaskan penayangan adegan yang dimaksud adalah penayangan wajah anak - anak dan / atau remaja dalam peristiwa / penegakan hukum, khususnya pada kasus yang akhir - akhir ini banyak diberitakan yakni tawuran.

KPI Pusat juga mengingatkan TV bahwa sesuai dengan ketentuan pengaturan perlindungan anak - anak dan / remaja dalam P3 dan SPS KPI tahun 2012, wajah dan identitas anak yang terlibat dalam peristiwa/penegakan hukum wajib disamarkan.

Diujung surat, KPI Pusat meminta semua TV supaya menjadi P3 dan SPS KPI tahun 2012 sebagai acuan utama dalam menayangkan sebuah program siaran.(bhc/dp/kpi/rat)



 
   Berita Terkait > Televisi
 
  Kritik Acara TV Alay, Deddy Corbuzier Bantah Bertengkar Sederet Artis Ini
  Trans TV Mulai Luncurkan 4 Program Baru
  Setelah Sukses D'Academy 1, Indosiar Kembali Hadirkan D'Academy 2
  ANTV Janji akan Evaluasi Tayangan Film ‘King Suleiman’
  Tayangkan Nikah Artis secara Langsung Trans TV dan RCTI Kena Tegur KPI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2